Berita Ciamis, Asajabar.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Berbagai prestasi di bidang pendidikan, penguatan program keagamaan, hingga peningkatan layanan publik menjadi bagian dari kinerja yang terus ditingkatkan.
Di sektor pendidikan, siswa dan santri asal Ciamis berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi hingga internasional. Dalam ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Jawa Barat, kontingen Ciamis mampu meraih sejumlah penghargaan.
Tak hanya itu, prestasi juga datang dari kalangan pesantren. Seorang santri asal Ciamis berhasil meraih juara pada ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat internasional tahun 2025, menunjukkan daya saing pendidikan pesantren di kancah global.

Di bidang kelembagaan, Kemenag Ciamis juga terus memperkuat pembinaan madrasah. Sejumlah siswa madrasah berhasil meraih juara dalam berbagai kompetisi, mulai dari lomba baris-berbaris, olahraga, hingga seni.
Selain capaian prestasi, pengembangan bakat siswa juga menjadi perhatian. Madrasah di Ciamis aktif menggelar kegiatan seperti Pekan Olahraga dan Seni sebagai wadah penyaluran potensi pelajar.
Sementara itu, dalam aspek sosial keagamaan, Kemenag Ciamis turut menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan kampung zakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga berbasis dana zakat.
Kemenag Ciamis juga berperan aktif dalam menjaga kerukunan umat beragama, termasuk menyiapkan layanan keagamaan bagi masyarakat pada momen hari besar dan arus mudik.
Memasuki tahun 2026, Kemenag Ciamis menjadikan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) sebagai momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Berbagai langkah pembenahan, termasuk penataan program kerja dan penguatan anggaran, terus dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan keagamaan di Kabupaten Ciamis.
Dengan berbagai capaian tersebut, Kemenag Ciamis diharapkan mampu terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang religius, berprestasi, dan berdaya saing.













