Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

- Redaktur

Senin, 21 September 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA, ASAJABAR.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nusron menyatakan Kementerian ATR/BPN siap mengikuti sekaligus membantu proses hukum tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Pertama, kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK. Kami juga akan mengikuti dan membantu proses yang ada di sini,” ujar Nusron kepada awak media seusai Salat Jumat di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Menurut Nusron, proses hukum yang berlangsung diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan pelayanan di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  ATR/BPN Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,385 Triliun untuk Percepatan Program Pertanahan dan Tata Ruang

“Semoga dengan kejadian ini ada proses percepatan perbaikan pelayanan di internal Kantor Pertanahan,” katanya.

Meski terdapat proses hukum, Nusron memastikan aktivitas pelayanan pertanahan tetap berjalan. Sejumlah program percepatan layanan yang telah menjadi komitmen Kementerian ATR/BPN juga akan terus dilaksanakan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

“Insyaallah tidak terganggu. Pelayanan tetap jalan. Peralihan Hak 10 hari tetap jalan. Pengukuran Terjadwal tetap jalan,” tegasnya.

Baca Juga :  Sekjen ATR/BPN Tekankan Integritas dan Pengawasan untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

Nusron juga menegaskan kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan KPK yang telah diinisiasinya sejak 22 Oktober 2025 akan terus berlanjut.

Menurut dia, kerja sama tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pelayanan pertanahan dan tata ruang, memberikan kepastian hukum, mengamankan aset daerah, serta mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Jalan terus. Tetap kita jalan (bersama KPK),” ujar Nusron.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Berita Terkait

Layanan Pengukuran Terjadwal Hadir di 466 Kantor Pertanahan
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah bagi MBR, Target Rampung 2027
Urus Balik Nama Sertipikat Lebih Pasti, warga samarinda Rasakan Manfaat PERINTIS 10 Hari
ATR/BPN Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,385 Triliun untuk Percepatan Program Pertanahan dan Tata Ruang
Sekjen ATR/BPN Tekankan Integritas dan Pengawasan untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara kepada ATR/BPN untuk Dukung Layanan Publik
Percepat Layanan Pertanahan, Nusron Minta BPN, Bapenda, dan PPAT Satu Visi
Lampaui Target Nasional, Menteri ATR/BPN Minta LP2B Jawa Timur Segera Masuk RTRW

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal Hadir di 466 Kantor Pertanahan

Senin, 21 September 2026 - 15:00 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah bagi MBR, Target Rampung 2027

Senin, 21 September 2026 - 14:13 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Minggu, 20 September 2026 - 20:25 WIB

Urus Balik Nama Sertipikat Lebih Pasti, warga samarinda Rasakan Manfaat PERINTIS 10 Hari

Minggu, 20 September 2026 - 20:18 WIB

ATR/BPN Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,385 Triliun untuk Percepatan Program Pertanahan dan Tata Ruang

Minggu, 20 September 2026 - 19:32 WIB

KPK Serahkan Aset Rampasan Negara kepada ATR/BPN untuk Dukung Layanan Publik

Senin, 14 September 2026 - 05:17 WIB

Percepat Layanan Pertanahan, Nusron Minta BPN, Bapenda, dan PPAT Satu Visi

Senin, 14 September 2026 - 05:11 WIB

Lampaui Target Nasional, Menteri ATR/BPN Minta LP2B Jawa Timur Segera Masuk RTRW

Berita Terbaru

error: Content is protected !!