Guru Madrasah Ciamis Tuding Pemerintah Pilih Kasih

- Redaktur

Rabu, 1 Oktober 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi PGMI Kabupate Ciamis ke DPRD.

Audiensi PGMI Kabupate Ciamis ke DPRD.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Puluhan guru madrasah yang tergabung dalam Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Ciamis menggelar audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis, Rabu (1/10/2025).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ciamis beserta Anggota Komisi D.

Ketua I Persatuan Guru Madrasah Indonesia Kabupaten Ciamis, E. Zenal Mutaqin, menjelaskan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan aspirasi guru honorer madrasah dan sekolah madrasah swasta yang hingga kini belum mendapatkan keadilan dalam kebijakan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ini aspirasi nyata dari guru honorer madrasah swasta. Kami hanya melaksanakan himbauan dari pengurus pusat Persatuan Guru Madrasah Indonesia, agar setiap daerah menyampaikan aspirasi ini kepada DPRD dan Pemerintah Daerah, kemudian diteruskan ke provinsi hingga DPR RI. Harapannya, ada tindak lanjut nyata,” kata Zenal.

Dalam kesempatan tersebut, Persatuan Guru Madrasah Indonesia Kabupaten Ciamis menyerahkan pernyataan sikap berisi 11 poin tuntutan, di antaranya yaitu adanya afirmasi khusus bagi guru honorer madrasah swasta yang telah mengabdi lebih dari 15–20 tahun.

Baca Juga :  Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

Kemudian, alokasi formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja khusus guru madrasah, bukan hanya jalur umum.

Lalu, kesetaraan akses terhadap tunjangan profesi, peningkatan kompetensi, serta bantuan fasilitas pendidikan.

Selanjutnya, evaluasi kebijakan pendirian sekolah negeri di setiap kecamatan yang berpotensi melemahkan keberlangsungan sekolah atau madrasah swasta.

Selain itu, Persatuan Guru Madrasah Indonesia juga menuntut keadilan dalam program Program Indonesia Pintar (PIP), yang hingga kini banyak peserta didik madrasah belum mendapatkannya.

Mereka juga meminta pemerintah membuka kembali program inpassing bagi guru honorer yang telah menerima Tunjangan Fungsional Guru (TFG).

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis, Wagino, menyatakan dukungan penuh terhadap tuntutan tersebut serta berkomitmen menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Kami mendukung adanya afirmasi khusus bagi guru madrasah. Apa yang diperjuangkan Persatuan Guru Madrasah Indonesia merupakan isu mendasar dalam pembangunan pendidikan di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Jajang Jamaludin, menegaskan bahwa kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja merupakan kewenangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bukan hanya Kementerian Agama.

“Karena regulasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja saat ini lebih banyak menyasar lembaga negeri, guru madrasah swasta merasa dianaktirikan. Aspirasi ini wajar karena guru madrasah swasta memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa,” jelasnya.

Jajang menambahkan, jumlah guru madrasah di Kabupaten Ciamis mencapai 5.455 orang, terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, dan guru honorer di madrasah negeri maupun swasta. Dari jumlah tersebut, guru berstatus Pegawai Negeri Sipil tercatat 945 orang.

“Mayoritas guru madrasah masih honorer, sehingga wajar jika mereka memperjuangkan kesejahteraan dan kepastian status kepegawaian,” tegasnya.

Berita Terkait

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:13 WIB

Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!