Bapenda Ciamis Pantau Omzet Restoran dan Kafe Selama Ramadan

- Redaktur

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bapenda Ciamis.

Kantor Bapenda Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pajak restoran yang kini dikenal sebagai Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Makanan dan/atau Minuman menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang terus diawasi oleh pemerintah, khususnya selama momentum Ramadan.

Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ciamis (Bapenda), Azi Fahrullah, S.IP., melalui Kasubdit Penagihan Eden Wahyu, mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap restoran dan tempat makan yang kerap menjadi lokasi buka bersama.

“Untuk Ramadan tahun ini, kami melakukan kegiatan pengawasan di sejumlah restoran yang sering dijadikan tempat buka bersama. Petugas dari Bapenda akan turun langsung untuk memantau pendapatan omzet restoran,” ujar Eden.

Menurutnya, pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan wajib pajak sekaligus melihat potensi peningkatan atau penurunan penerimaan selama bulan Ramadan. Ia menjelaskan, penerimaan PBJT atas makanan dan minuman tidak hanya berasal dari restoran, tetapi juga dari berbagai kegiatan, termasuk aktivitas pemerintahan yang melibatkan konsumsi makanan dan minuman.

Baca Juga :  223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna

“Realisasi penerimaan dari sektor makanan dan minuman saat ini sekitar Rp7,3 miliar. Namun, angka tersebut bukan hanya dari restoran, karena kegiatan pemerintah dan instansi lain juga menjadi bagian dari objek pajak yang disatukan dalam kategori ini,” jelasnya.

Eden menambahkan, target penerimaan tahun 2026 justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan berkurangnya potensi kegiatan yang menjadi sumber pendapatan pajak, terutama dari kegiatan pemerintahan.

“Potensi terbesar justru berasal dari kegiatan pemerintah. Karena kegiatan tersebut berkurang, maka target tahun 2026 juga disesuaikan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tidak semua jenis makanan dikenakan pajak. PBJT umumnya berlaku pada transaksi makanan dan minuman yang dikonsumsi di tempat seperti restoran dan kafe, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos

Dalam pelaksanaannya, Bapenda tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga sosialisasi kepada pelaku usaha dan konsumen untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak. Salah satunya melalui program unggah struk belanja berhadiah yang pernah digelar pada 2025.

“Tantangan terbesar kami adalah tingkat kesadaran masyarakat. Di kota besar atau pusat perbelanjaan, pajak 10 persen sudah tercantum dan jarang dipermasalahkan. Namun di daerah, masih ada konsumen yang mempertanyakan pajak tersebut,” ungkapnya.

Ia berharap, pelaku usaha maupun masyarakat dapat lebih patuh dalam memenuhi kewajiban pajak, mengingat setiap rupiah yang dibayarkan sangat berarti bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha semakin taat membayar pajak agar Kabupaten Ciamis bisa lebih mandiri dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:31 WIB

Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!