Harga Beras Naik, Petani Ciamis Panen Keuntungan

- Redaktur

Rabu, 6 Maret 2024 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emod Jumad, seorang petani Ciamis, mengungkapkan rasa syukurnya dengan kenaikan harga beras.

Emod Jumad, seorang petani Ciamis, mengungkapkan rasa syukurnya dengan kenaikan harga beras.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Para petani di Ciamis menyambut gembira kenaikan harga beras yang terjadi di berbagai daerah.

Emod Jumad, seorang petani Ciamis, mengungkapkan rasa syukurnya karena kenaikan harga ini berdampak positif pada pendapatan mereka.

Dengan harga beras yang kini mencapai Rp 17.000 per kilogram, petani merasa terbantu mengingat biaya produksi dari penanaman hingga panen cukup besar.

Emod menyatakan bahwa harga gabah saat ini adalah Rp 1.000.000 per kuintal, yang menghasilkan sekitar 65 kilogram beras.

“Jika dihitung dengan harga beras saat ini, pendapatan kotor kami bisa mencapai Rp 1.105.000 per kuintal gabah,” kata Emod kepada Asajabar, Rabu (6/3/2024).

Baca Juga :  Pengembangan Gunung Sawal Disiapkan Jadi Model Konservasi dan Investasi Berkelanjutan di Ciamis

Emod, yang memiliki sawah seluas 100 bata, mampu menghasilkan 6 kuintal gabah. Dari jumlah tersebut, ia bisa mendapatkan 390 kilogram beras, yang jika dijual dengan harga saat ini, pendapatan kotor sebesar Rp 6.630.000.

Namun, pendapatan tersebut belum termasuk biaya operasional, yang meliputi:

1. Pembuatan galengan sawah: Rp 200.000
2. Bajak sawah dengan traktor: Rp 350.000
3. Ngagarokan dan tanam mundur: Rp 500.000
4. Pupuk urea dan TSP: Rp 280.000
5. Pemeliharaan dan pembersihan: Rp 500.000
6. Konsumsi: Rp 700.000
7. Panen: Rp 500.000
8. Menggiling padi: Rp 70.000 per kuintal

Baca Juga :  BAZNAS Kabupaten Tegal Pelajari Keberhasilan Ciamis, Tertarik Terapkan Model UPZ Desa

Setelah memperhitungkan biaya operasional selama 100 hari yang mencapai Rp 3.450.000, Emod menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 3.180.000.

“Keuntungan Rp 3.180.000 ini adalah hasil bersih setelah dipotong biaya operasional dari awal hingga akhir masa panen,” jelas Emod.

Kenaikan harga beras ini memberikan angin segar bagi para petani yang telah mengeluarkan banyak biaya untuk produksi.

Mereka berharap kenaikan harga beras ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan petani di Indonesia. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

BAZNAS Kabupaten Tegal Pelajari Keberhasilan Ciamis, Tertarik Terapkan Model UPZ Desa
Kantor Pertanahan Ciamis Perkuat Komitmen Pelayanan Lewat Estafet Kepemimpinan
MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Ribuan ASN Kemenag Ciamis Bertolak ke Monas Ikuti Dzikir Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:55 WIB

Aceh Miliki 18.520 Tanah Wakaf, Menteri Nusron Dorong Sinergi Organisasi Islam Percepat Sertipikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:44 WIB

Menteri Nusron Tekankan Pelayanan Pertanahan Harus Cepat, Transparan, dan Berkepastian Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Lampung Diproyeksikan Jadi Role Model, ATR/BPN Gandeng Pemda Jalankan 9 Program Strategis Pertanahan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:58 WIB

Masjid Salman Alfarisi Terima Sertipikat Wakaf dan Bantuan 

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:39 WIB

ATR/BPN Tuntaskan Penyiapan Lahan Huntap, Pembangunan 4.159 Rumah Korban Bencana Dipercepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

ATR/BPN Percepat Pemulihan Sertipikat Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

Nusron Dorong Digitalisasi Arsip Saat Tinjau Pemulihan Kantah Aceh Tamiang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!