Menteri ATR/BPN dan Muhammadiyah Bahas Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Yogyakarta

- Redaktur

Sabtu, 21 Desember 2024 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid bersama Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid bersama Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Berita Yogyakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengadakan pertemuan strategis di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Yogyakarta, Rabu (18/12/2024).

Pertemuan ini membahas percepatan sertifikasi tanah wakaf Muhammadiyah dan upaya mewujudkan sistem tata guna tanah yang berkeadilan.

Dalam keterangannya, Nusron Wahid menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah dalam mempercepat sertifikasi tanah wakaf yang menjadi aset penting untuk kemaslahatan umat.

“Kami berdiskusi mengenai peningkatan pelayanan, khususnya terkait sertifikasi tanah wakaf. Ini bertujuan agar aset-aset Muhammadiyah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, kami juga membahas sistem distribusi tanah yang mencerminkan keadilan, pemerataan, dan keberlanjutan ekonomi,” ujar Nusron Wahid.

Baca Juga :  Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan aset tanah oleh Muhammadiyah, yang dinilai sangat tertib dan profesional. Untuk itu, Kementerian ATR/BPN berkomitmen mendukung agar seluruh aset Muhammadiyah, baik wakaf maupun kepemilikan lainnya, tersertifikasi dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Nusron Wahid menyerahkan lima sertifikat tanah wakaf kepada Muhammadiyah. Sertifikat tersebut merupakan hasil legalisasi aset Muhammadiyah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyambut positif langkah pemerintah dalam mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf.

“Muhammadiyah mendukung kebijakan agraria yang berlandaskan prinsip keadilan dan pemerataan. Aset-aset tanah kami digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, sehingga kebijakan ini diharapkan membawa manfaat besar bagi bangsa, bukan hanya bagi kelompok tertentu,” ujar Haedar Nashir.

Baca Juga :  Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini dapat menjadi model untuk mendorong pengelolaan aset tanah yang lebih transparan dan adil, sekaligus mendukung reformasi agraria nasional.

Dalam pertemuan ini, Nusron Wahid didampingi oleh Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Jonahar; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Suwito.

Dari pihak Muhammadiyah, hadir jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang turut mendukung pembahasan tersebut.

Langkah strategis ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mendorong pemerataan akses tanah dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam reformasi agraria untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM
Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari
Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit
Sertipikat Elektronik dan Sentuh Tanahku Permudah Verifikasi Data Pertanahan
Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan
Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang
Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:28 WIB

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Senin, 18 Mei 2026 - 18:29 WIB

Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 09:48 WIB

Bank Galuh Ciamis Raih Penghargaan Kinerja Sangat Baik Versi The Asian Post 2026

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:52 WIB

Pelatihan Industri Tembakau Ciamis Dukung Produk Lokal Lebih Kompetitif

Rabu, 29 Januari 2025 - 20:40 WIB

Tantangan Ekonomi dan Fluktuasi IHK, Ekonomi Syariah Dinilai Jadi Solusi

Senin, 30 Desember 2024 - 20:06 WIB

Kadin Ciamis Siapkan Program Prioritas 2025 untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Selasa, 17 Desember 2024 - 18:41 WIB

DKUKMP Ciamis Tingkatkan Kapasitas SDM Pelaku Industri Tembakau Lokal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!