Menteri ATR/BPN Optimalkan Peran Bank Tanah untuk Asta Cita Presiden Prabowo

- Redaktur

Minggu, 1 Desember 2024 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan peran Badan Bank Tanah dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan dengan awak media di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (28/11/2024) malam.

“Bank Tanah akan digunakan untuk empat hal utama. Pertama, menopang swasembada pangan. Kedua, swasembada energi. Ketiga, mendukung program hilirisasi, dan keempat, menyediakan pemukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Nusron dalam sesi diskusi dengan wartawan.

Badan Bank Tanah resmi dibentuk pada 2021 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2021 tentang Struktur dan Penyelenggaraan Bank Tanah. Sejak efektif beroperasi pada 2022, lembaga ini telah mengelola sekitar 27 ribu hektare tanah. Namun, Menteri Nusron menganggap angka tersebut masih jauh dari mencukupi kebutuhan.

Baca Juga :  Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

“Menurut hemat saya, luas tanah yang dikelola Bank Tanah ini masih kecil untuk ukuran land bank. Kebutuhannya sangat banyak, baik untuk pembangunan umum maupun sosial,” tegasnya.

Menteri Nusron menjelaskan bahwa tujuan utama Bank Tanah adalah menjamin ketersediaan lahan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kepentingan umum, sosial, pembangunan, hingga Reforma Agraria.

Ia juga mendorong Badan Bank Tanah untuk lebih inovatif dalam memanfaatkan lahan, termasuk tanah-tanah eks-HGU (Hak Guna Usaha) yang telah diserahkan.

Baca Juga :  Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

“Ini tantangan bagi Bank Tanah untuk berinovasi. Semakin banyak ide yang dapat meningkatkan perekonomian, maka semakin besar pula peran yang bisa dimainkan. Jika tidak ada inovasi, tentu manfaatnya akan terbatas,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 80 jurnalis dan berlangsung dalam suasana hangat. Sesi diskusi dipandu oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis. Turut hadir Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN.

Melalui pengelolaan Bank Tanah yang lebih optimal, Kementerian ATR/BPN berharap dapat mendukung keberhasilan Asta Cita dan mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!