Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Tasikmalaya menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan kaderisasi anggota Gerakan Pramuka. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya dan dihadiri Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Senin (24/8/2026).
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf, mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas pembina melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan kepramukaan.
Salah satu program yang dijalankan yakni Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diperuntukkan bagi para guru. Setelah mengikuti dan dinyatakan lulus KMD, para peserta diharapkan mampu menjadi pembina Pramuka di sekolah masing-masing.
“Banyak kegiatan yang kita lakukan, salah satunya KMD untuk para guru. Setelah lulus, mereka diharapkan menjadi pembina Pramuka di sekolahnya,” ujar Muhammad Yusuf.
Selain KMD, Kwarcab Kota Tasikmalaya juga melaksanakan Kursus Mahir Lanjutan (KML) sebagai jenjang lanjutan bagi para pembina. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pembina agar mampu membentuk karakter dan kecerdasan peserta didik.
Muhammad Yusuf menegaskan, pembinaan Pramuka tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal organisasi. Para pembina yang telah mendapatkan pelatihan juga didorong untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh kepada peserta didik dan masyarakat.
Namun, pelaksanaan berbagai program tersebut masih menghadapi keterbatasan anggaran. Ia menyebut bantuan keuangan pemerintah yang diterima Kwarcab Kota Tasikmalaya baru sekitar 50 persen dari kebutuhan yang diajukan.
“Katanya ada efisiensi. Kami belum tahu apakah 50 persen sisanya akan keluar atau tidak. Tetapi dengan kondisi yang ada, kami tetap bergerak dan melakukan pembinaan kepada masyarakat maupun anak-anak sekolah,” katanya.
Salah satu bentuk pembinaan yang mendapat perhatian adalah pengembangan Kampung Pramuka di wilayah Cibungursari. Kwarcab Kota Tasikmalaya melakukan pemantauan terhadap perkembangan program tersebut.
Hasilnya, masyarakat menunjukkan antusiasme cukup tinggi. Sejumlah kegiatan produktif telah berjalan, mulai dari budidaya pakcoy, cabai hingga ikan lele.
“Sudah ada panen pakcoy, cabai dan lele. Dorongan moralnya dari kami, termasuk dalam proses pembentukannya,” tutur Muhammad Yusuf.
Di sisi lain, Kwarcab Kota Tasikmalaya juga terus mendorong lahirnya kader-kader Pramuka unggulan. Salah satunya melalui pengukuhan 162 anggota Pramuka Garuda.
Menurut Muhammad Yusuf, Pramuka Garuda merupakan anggota yang dinilai memiliki potensi dan telah melalui proses pembinaan. Mereka juga memperoleh sertifikat yang dapat menjadi salah satu pendukung ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kwarcab Kota Tasikmalaya bahkan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Siliwangi (Unsil), serta Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
“Ketika mereka mendaftar ke perguruan tinggi tersebut, Pramuka Garuda akan mendapatkan prioritas sesuai dengan kerja sama yang telah dibangun,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan Pramuka Garuda dapat melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan, mental kuat, karakter baik dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Penguatan karakter juga dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga. Kwarcab Kota Tasikmalaya, kata Muhammad Yusuf, telah menjalin nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Dalam bidang pencegahan penyalahgunaan narkotika, anggota Pramuka turut diarahkan dalam kegiatan Satuan Karya (Saka) yang berkaitan dengan pencegahan narkoba. Para anggota yang mengikuti program tersebut juga telah menjalani tes urine dan seluruhnya dinyatakan negatif.
“Pramuka lebih cenderung kepada pola pendidikan. Karena itu, anak-anak harus memiliki karakter pribadi yang unggul dan tidak mudah terpengaruh kegiatan negatif,” katanya.
Muhammad Yusuf menambahkan, sejumlah anggota Pramuka Garuda Kota Tasikmalaya telah berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama. Laporan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan yang dilakukan melalui Gerakan Pramuka memberikan dampak positif terhadap perkembangan generasi muda.
Ia berharap momentum Hari Pramuka ke-65 dapat semakin memperkuat semangat pembinaan, sekaligus mendorong anggota Pramuka menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter dan memiliki mental yang kuat.
“Pramuka Garuda ini merupakan anak-anak potensial yang sudah dilatih. Mudah-mudahan mereka menjadi manusia unggul dan orang-orang baik ke depannya,” pungkasnya.













