BERITA CIAMIS, ASAJABAR.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Penyaluran dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, mengatakan penyaluran bantuan air bersih mulai dilakukan pada Selasa lalu. Untuk tahap awal, bantuan disalurkan ke wilayah Kecamatan Cihaurbeuti.
“Selasa kemarin sudah dikirim ke Cihaurbeuti,” ujar Lili saat ditemui di Ciamis.
Menurutnya, BAZNAS Ciamis telah menjadwalkan penyaluran air bersih ke sekitar delapan titik. Namun, jumlah lokasi dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan permintaan dari wilayah yang mengalami kekeringan.
“Yang kita jadwalkan sekitar delapan titik. Karena memang ini merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat vital. Kita pilih desa-desa atau lokasi-lokasi yang memang betul-betul membutuhkan,” katanya.
Setiap titik mendapatkan dua tangki air dengan kapasitas masing-masing sekitar 10.000 liter. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 20.000 liter air untuk setiap titik.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Ciamis bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk penyediaan air bersih. Sementara biaya kendaraan dan fasilitas pendukung lainnya disiapkan oleh BAZNAS.
Lili menjelaskan, penyaluran air bersih akan terus dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan. Pasalnya, kebutuhan air bersih di setiap wilayah tidak muncul secara bersamaan.
“Insya Allah sekemampuan kita di BAZNAS. Tidak bisa diprediksi, sebab kebutuhan setiap daerah tidak bersama-sama. Ada yang baru mengalami kekurangan air, ada juga yang baru mengajukan permintaan,” jelasnya.
Hingga saat ini, baru satu titik yang telah mendapatkan bantuan air bersih. BAZNAS Ciamis berencana melanjutkan penyaluran ke titik berikutnya sesuai jadwal dan kebutuhan masyarakat.
Bukan Hanya Bantuan Air Bersih
Lili menegaskan, program bantuan BAZNAS Ciamis tidak hanya ditujukan untuk penanganan kemiskinan. Lembaga tersebut juga menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan kebutuhan sosial dan kemanusiaan masyarakat.
Bantuan tersebut antara lain mencakup bidang keagamaan, pendidikan, bantuan modal bagi pelaku usaha kecil, hingga penanganan masyarakat terdampak bencana.
“Kita ini bukan hanya yang sifatnya menyangkut kemiskinan. Banyak misalnya masalah keagamaan, pendidikan, bantuan modal untuk pengusaha-pengusaha kecil, kemudian juga ada yang sifatnya karena bencana,” ungkapnya.
Menurut Lili, BAZNAS Ciamis juga turut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kesehatan, salah satunya melalui program operasi katarak gratis yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit.
Ia mengatakan BAZNAS berupaya hadir dalam berbagai kebutuhan masyarakat yang bersifat strategis, baik melalui program rutin maupun bantuan yang bersifat insidental.
“Pokoknya dalam setiap aspek yang sifatnya kebutuhan masyarakat yang strategis, itu kami pasti datang,” ujarnya.
Pernah Dukung Pembangunan Sumur Bor di Cisaga
Selain bantuan air bersih, BAZNAS Ciamis juga pernah mendukung program pembangunan sumur bor untuk mengatasi persoalan ketersediaan air.
Lili mengatakan, BAZNAS Ciamis berkolaborasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Ciamis dalam pembangunan satu titik sumur bor di Kecamatan Cisaga.
“Di Cisaga itu satu. Polres bekerja sama dengan kita, kolaborasi dengan kita. Karena yang punya programnya Pak Kapolres, jadi kita dukung oleh BAZNAS,” pungkasnya.













