BERITA CIAMIS, ASAJABAR.COM – Raudhatul Athfal (RA) Generasi Rabbani (GR) Ciamis menggelar seminar parenting bagi orang tua siswa dengan tema “Mengubah Kekhawatiran Tumbuh Kembang Menjadi Dukungan Tepat Sasaran” di salah satu hotel di Kabupaten Ciamis, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan pola asuh di lingkungan keluarga dengan pola pendidikan di sekolah guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini.
Kepala Sekolah RA Generasi Rabbani Ciamis, Khomsatun Zulaikha, mengatakan seminar parenting merupakan program yang dirancang untuk menyamakan pemahaman antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan anak.
Menurutnya, keselarasan pola asuh menjadi salah satu faktor penting agar stimulasi dan pendidikan yang diberikan kepada anak dapat berjalan secara berkesinambungan, baik di rumah maupun di sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap sekolah dan orang tua memiliki pemahaman yang sama tentang pola asuh anak. Dengan demikian, pendampingan yang diberikan bisa selaras sehingga stimulasi terhadap tumbuh kembang anak dapat lebih maksimal,” ujar Khomsatun.
Ia menjelaskan, materi seminar membahas pendampingan anak berdasarkan tahapan usia dan kebutuhan perkembangannya. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu orang tua menerapkan pola pengasuhan yang sesuai dengan usia anak sekaligus mendukung program pembelajaran di sekolah.
Khomsatun menilai, salah satu tantangan dalam mendidik anak usia dini saat ini adalah semakin kompleksnya perkembangan anak di tengah perubahan lingkungan dan penggunaan gawai.
Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan dan minimnya interaksi langsung di lingkungan keluarga perlu menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat lebih memperhatikan pola interaksi, pendampingan, serta kebutuhan emosional anak dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, keterbatasan waktu bersama anak juga menjadi tantangan bagi sebagian orang tua, khususnya mereka yang memiliki kesibukan pekerjaan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kualitas interaksi tetap dapat dibangun melalui pendampingan yang tepat, meskipun waktu yang tersedia terbatas.
“Orang tua yang memiliki keterbatasan waktu tetap bisa membangun hubungan yang baik dengan anak melalui cara-cara tertentu. Yang terpenting, ada perhatian dan pendampingan yang berkualitas,” katanya.
Khomsatun mengungkapkan, antusiasme orang tua terhadap kegiatan tersebut cukup baik. Hal itu terlihat dari kehadiran peserta yang disebutnya telah melampaui 50 persen dari target siswa yang diharapkan berpartisipasi.
Ia berharap keterlibatan orang tua dalam seminar parenting dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter anak.
Yayasan Dorong Pendidikan Karakter Sejak Dini
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Generasi Rabbani Ciamis, Mochamad Fadli Usman, mengatakan seminar parenting merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.
Pada tahun ini, kegiatan dilaksanakan secara tatap muka atau luring sebagai upaya memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak.
Fadli menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan untuk menyelaraskan pendidikan yang diberikan di sekolah dengan pola pengasuhan di rumah.
Menurutnya, kehadiran fisik orang tua di rumah belum tentu menjamin terpenuhinya kebutuhan emosional anak apabila tidak disertai keterlibatan dan pendampingan yang memadai.
“Seminar parenting ini menjadi pengingat bahwa peran orang tua di rumah sangat penting bagi perkembangan anak di kemudian hari. Pendidikan tidak bisa hanya diserahkan kepada sekolah, tetapi harus berjalan bersama dengan keluarga,” ungkap Fadli.
Ia menambahkan, yayasan terus mendorong inovasi dalam pembelajaran, termasuk melalui penerapan nilai-nilai kasih sayang dan pendidikan karakter sejak usia dini.
Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah pembiasaan untuk saling menyayangi, menghormati sesama teman, serta menghindari perilaku memukul dan berkata kasar.
Menurut Fadli, pembentukan karakter tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab kepada anak sejak dini.
Perkuat Fasilitas dan Program Pembelajaran
Dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Yayasan Generasi Rabbani Ciamis juga terus mengembangkan fasilitas dan program pembelajaran yang mendukung perkembangan anak, baik dari aspek sensorik maupun motorik.
Sejumlah program yang dikembangkan di antaranya pembelajaran tahfiz, pengenalan bahasa Inggris, serta pengembangan kelas berbasis sentra yang menyesuaikan ragam kegiatan bermain dengan kebutuhan dan minat anak.
Fadli menyebutkan, pada tahun ajaran 2026/2027, RA Generasi Rabbani Ciamis memiliki sekitar 173 siswa dengan dukungan sekitar 25 tenaga pendidik dan staf.
Ia berharap lembaga tersebut tidak hanya menghasilkan lulusan yang memenuhi persyaratan administratif pendidikan, tetapi juga mampu membentuk anak-anak yang memiliki karakter baik, berkembang secara optimal, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap lulusan RA Generasi Rabbani tidak hanya menjadi lulusan secara administratif, tetapi juga mampu berkembang dan memberikan dampak positif di lingkungan mereka. Kami ingin masyarakat semakin menyadari bahwa pendidikan anak usia dini merupakan tahap yang sangat penting dalam membentuk generasi masa depan,” tuturnya.
Melalui seminar parenting ini, RA Generasi Rabbani Ciamis berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi anak. Konsistensi pendidikan karakter di kedua lingkungan tersebut diharapkan dapat membantu anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan kebutuhan serta tahap perkembangannya.













