Muhammadiyah Isyaratkan 18 Februari 2026 sebagai Awal Ramadan

- Redaktur

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015, Din Syamsuddin, dalam kegiatan Tarhib Ramadan yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis di Aula KH. Dahlan, Ciamis, Sabtu (14/2/2026).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015, Din Syamsuddin, dalam kegiatan Tarhib Ramadan yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis di Aula KH. Dahlan, Ciamis, Sabtu (14/2/2026).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Awal Ramadan 1447 Hijriah berpotensi dimulai pada 18 Februari 2026 berdasarkan perhitungan hisab. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015, Din Syamsuddin, dalam kegiatan Tarhib Ramadan yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis di Aula KH. Dahlan, Ciamis, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Din, berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak akhir Syakban 1447 H diperkirakan terjadi pada Selasa, 18 Februari 2026, pukul 12.01 WIB. Dengan pendekatan hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan Muhammadiyah, awal puasa berpeluang jatuh pada tanggal tersebut.

“Secara hisab, ijtimak terjadi pada 18 Februari 2026. Maka sangat mungkin Ramadan dimulai pada tanggal itu,” ujarnya di hadapan warga Muhammadiyah Ciamis.

Perbedaan Metodologi Penetapan Awal Puasa

Din menjelaskan, potensi perbedaan awal Ramadan di Indonesia bukanlah hal baru. Perbedaan tersebut, kata dia, bersumber dari metodologi penetapan hilal antara rukyat (pengamatan langsung) dan hisab (perhitungan astronomi).

Baca Juga :  PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum

Ia menyebut, kelompok yang menggunakan rukyat berpegang pada hadis tentang penyempurnaan bulan Syakban apabila hilal tidak terlihat. Sementara Muhammadiyah merujuk pada redaksi hadis “fa-qdurulah” yang dimaknai sebagai perintah menghitung atau memperkirakan secara ilmiah.

Pendekatan itu, lanjutnya, sejalan dengan prinsip bahwa keyakinan dapat dibangun melalui pengetahuan. “Bukan sekadar melihat lalu percaya, tetapi mengetahui melalui ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Meski terdapat potensi perbedaan awal puasa, Din memprediksi Idulfitri 1447 H kemungkinan besar akan jatuh pada hari yang sama.

Ia pun mengimbau umat Islam agar menyikapi perbedaan dengan bijak. “Jangan saling menghina atau meledek. Perbedaan metode adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam,” tegasnya.

Baca Juga :  PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 

Ramadan Momentum Perubahan

Kegiatan Tarhib Ramadan tersebut juga dihadiri Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Wawan Ruhyat. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan diri dan sosial.

“Ramadan adalah momentum memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Mari kita sambut dengan hati yang bersih dan suasana yang kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis, dr. H. Ridwan Rahman, menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan amal usaha pendidikan dan sosial.

Dengan potensi awal puasa pada 18 Februari 2026, warga Muhammadiyah Ciamis diimbau mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan semangat tazkiyah (penyucian jiwa) dan tajdid (pembaruan).

Berita Terkait

BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!