Nasional, Asajabar.com – Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, terus menjadi tujuan favorit bagi pelajar Indonesia yang ingin memperdalam ilmu keislaman di Timur Tengah. Kampus yang dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam tertua di dunia itu memiliki reputasi akademik kuat serta tradisi intelektual yang telah berkembang selama berabad-abad.
Setiap tahun, ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke kampus tersebut. Selain kualitas akademik yang diakui luas, jaringan ulama dan tradisi keilmuan yang kuat menjadikan Al-Azhar sebagai salah satu destinasi pendidikan yang banyak diminati generasi muda Muslim Indonesia.
Untuk membantu para pelajar dalam proses menuju Al-Azhar, sejumlah lembaga pendamping pendidikan hadir memberikan bimbingan. Salah satunya adalah Afwaja Center, lembaga yang bermitra dengan Al-Azhar dan memberikan pendampingan bagi calon mahasiswa Indonesia.
Lembaga yang berdiri sejak 2019 tersebut menyediakan berbagai program pembinaan, mulai dari pelatihan bahasa Arab, persiapan ujian kualifikasi, hingga pendampingan pada masa awal perkuliahan di Mesir. Selama beberapa tahun terakhir, Afwaja Center tercatat telah membantu keberangkatan banyak pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Al-Azhar, baik pada jenjang sekolah menengah maupun perguruan tinggi.
Tahapan Pendaftaran Kuliah
Program pendampingan yang disediakan meliputi beberapa tahapan yang harus dilalui calon mahasiswa sebelum resmi menempuh pendidikan di Al-Azhar.
Tahap pertama adalah pendaftaran secara daring dengan mengisi formulir serta melengkapi dokumen administrasi, seperti kartu identitas, kartu keluarga, akta kelahiran, paspor, ijazah, transkrip nilai, pas foto, dan bukti pembayaran.
Setelah itu, peserta mengikuti ujian kualifikasi bahasa Arab yang dikenal sebagai Tahdid Mustawa. Ujian ini bertujuan mengukur kemampuan bahasa Arab calon mahasiswa. Peserta harus mencapai minimal level empat atau Mutawasith Tsani untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tahap selanjutnya adalah program persiapan akademik melalui kegiatan Dauroh Ta’hili serta ujian Mu’adalah. Program ini dirancang untuk mempersiapkan peserta sebelum menjalani perkuliahan di lingkungan akademik Al-Azhar.
Sebelum keberangkatan, calon mahasiswa mengikuti kegiatan pelepasan sebagai bentuk dukungan dan doa bersama. Pada tahap ini, peserta menerima jas almamater serta mendapatkan pendampingan administrasi keberangkatan, termasuk pengurusan tiket dan penjemputan setibanya di Bandara Kairo.
Setibanya di Mesir, mahasiswa diwajibkan melakukan daftar ulang secara langsung di Universitas Al-Azhar. Mereka juga harus mengikuti program Dauroh Lughoh atau pelatihan bahasa sebelum memulai perkuliahan.
Rumah Mahasiswa Afwaja di Mesir
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Afwaja Center juga menyediakan wadah komunitas mahasiswa di Mesir melalui Rumah Mahasiswa Afwaja (RMA). Fasilitas ini menjadi tempat berkumpul bagi mahasiswa Al-Azhar yang berangkat melalui program pendampingan tersebut.
Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan, mulai dari pendampingan akademik, rihlah ilmiah, hingga ziarah ke makam ulama. Program tersebut bertujuan membantu mahasiswa menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan di Mesir sekaligus memperkuat pengembangan intelektual dan spiritual selama masa studi.
Melalui sistem pendampingan yang terstruktur, berbagai lembaga pendidikan berupaya membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di Al-Azhar.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu calon mahasiswa mempersiapkan diri secara akademik maupun administratif sebelum melanjutkan studi di pusat keilmuan Islam tersebut.













