https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77https://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indoboosterkencang77situs slot gacorslot88slot777slot gacorGame Digital Berhadiah dan RisikonyaKebiasaan Top Up Game AnakFenomena Spin Hadiah Game OnlineKoin Virtual Menjadi Uang NyataGame Gratis dengan Hadiah FantastisRisiko Permainan Berbasis Peluang DigitalEfek Near-Miss dalam Permainan DigitalMengenal RNG dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan DigitalSaldo dan Diamond Game DigitalPermainan Berhadiah Uang di MedsosVideo Kemenangan di Media SosialDesain Canggih dalam Permainan DaringJackpot dan Spin Game AnakKebiasaan Top Up Berulang PemainLoot Box Gacha dan Lucky DrawGame Digital Berujung Pinjaman UangRisiko Situs Permainan Digital ProfesionalFenomena Game Penghasil Uang DigitalMitos Algoritma dalam Permainan DigitalGame Digital 89001Game Digital 89002Game Digital 89003Game Digital 89004Game Digital 89005Game Digital 89006Game Digital 89007Game Digital 89008Game Digital 89009Game Digital 89010Mahjong Ways 2 Perspektif SyariahScatter Maxwin Bukan Jalan RezekiKebiasaan Judi Online Sulit BerhentiGame Digital Mengarah Unsur PerjudianMahjong Ways 2 Generasi MudaJebakan Psikologis Pemain Judi OnlineJudi Online Perspektif Hukum IslamKonten Maxwin dan Kerugian PemainKekeliruan Berpikir Pemain Slot OnlineDeposit Slot Mengancam Keuangan KeluargaSlot Online dan Kebutuhan KeluargaScatter Pinjaman Online Balik ModalKemenangan Instan Risiko Slot OnlineMahjong Ways 2 Taruhan DigitalGaji Habis untuk Judi OnlineJudi Online dan Maysir IslamLucky Spin Game dan PerjudianJudi Online Mengganggu Keharmonisan KeluargaJudi Online untuk Melunasi UtangSlot Online dan Masalah EkonomiDeposit Judi Online Balik ModalRezeki Halal di Era DigitalJudi Online di Kalangan Anak MudaGame Berhadiah Mengandung Unsur PerjudianBatas Game Digital dan PerjudianScatter Maxwin dan Kehilangan SaldoUtang Akibat Permainan Judi OnlineJudi Online Mengancam Ketahanan KeluargaPermainan Untung-Untungan Perspektif SyariahDeposit Slot dan Risiko KerugianJudi Online di Kalangan MahasiswaPinjol untuk Bermain Judi OnlineJudi Online dan Pinjaman OnlineGame Digital dengan Unsur PerjudianRTP Slot Online Bukan JaminanKemenangan Slot Online Media SosialBonus Cashback dalam Judi OnlineEfek Near-Miss pada Pemain SlotJudi Online dan Kesulitan EkonomiPengaruh Lingkungan terhadap Judi OnlineDampak Judi Online pada PekerjaanJudi Online dan Kesehatan MentalKemenangan Awal dalam Slot OnlineDopamin dalam Perilaku Judi OnlineStatistik RTP dalam Slot OnlinePromosi Judi Online Media SosialInfluencer dan Normalisasi Judi OnlinePemasaran Bonus dalam Slot OnlineJudi Online dan Pinjaman DigitalDampak Judi Online terhadap KeluargaBerhenti Judi Online Membutuhkan LingkunganNotifikasi Digital Memancing Penasaran PemainGrafis Cerah Menyamarkan Risiko SlotRisiko Tersembunyi Tema Game MenghiburHasil Slot Acak Bukan PolaBatasi Akses Hindari Judi OnlineStres Memicu Keinginan Main JudolSyarat Risiko Bonus Deposit GratisLangkah Sederhana Memutus Kebiasaan JudolBahaya Tersembunyi Slot Online PemainCara Membantu Teman Kecanduan JudolPeran Orang Tua Cegah JudolBedakan Game Digital Dan JudolPeran Pemuka Agama Atasi JudolProses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineAlasan Kekalahan Membuat Terus BermainDampak Ekonomi Judi Online MasyarakatPenyebab Generasi Muda Terjebak JudolLiterasi Digital Benteng Cegah JudolPengaruh Teman Terhadap Kebiasaan JudolBahaya Pinjol Demi Balik ModalSlot Beruang Bukan Hiburan DigitalUnsur Taruhan Game Mahjong WaysTanda Judi Online Ganggu KejiwaanJebakan Psikologis Kemenangan Slot OnlineLingkaran Utang Pinjol Modal TaruhanBerhenti Judi Online Selamatkan MasaJenis Judi Online Modus DigitalWaspada Link Permainan Berhadiah JudiCiri Permainan Digital Mengarah JudiCara Bedakan Game Dan JudiCara Mengingatkan Teman Judi OnlineLangkah Mencegah Kerugian Deposit SlotMencegah Keinginan Judi Setelah GajianWaspada Manipulasi Screenshot Kemenangan SlotDampak Buruk Slot Kehidupan SehariKenali Pemicu Gagal Berhenti JudiHindari Jebakan Balik Modal DepositStrategi Promosi Bonus Judi OnlineKemenangan Awal Membentuk Keyakinan Keliru
https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77https://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indoboosterkencang77situs slot gacorslot88slot777slot gacorGame Digital Berhadiah dan RisikonyaKebiasaan Top Up Game AnakFenomena Spin Hadiah Game OnlineKoin Virtual Menjadi Uang NyataGame Gratis dengan Hadiah FantastisRisiko Permainan Berbasis Peluang DigitalEfek Near-Miss dalam Permainan DigitalMengenal RNG dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan DigitalSaldo dan Diamond Game DigitalPermainan Berhadiah Uang di MedsosVideo Kemenangan di Media SosialDesain Canggih dalam Permainan DaringJackpot dan Spin Game AnakKebiasaan Top Up Berulang PemainLoot Box Gacha dan Lucky DrawGame Digital Berujung Pinjaman UangRisiko Situs Permainan Digital ProfesionalFenomena Game Penghasil Uang DigitalMitos Algoritma dalam Permainan DigitalGame Digital 89001Game Digital 89002Game Digital 89003Game Digital 89004Game Digital 89005Game Digital 89006Game Digital 89007Game Digital 89008Game Digital 89009Game Digital 89010Mahjong Ways 2 Perspektif SyariahScatter Maxwin Bukan Jalan RezekiKebiasaan Judi Online Sulit BerhentiGame Digital Mengarah Unsur PerjudianMahjong Ways 2 Generasi MudaJebakan Psikologis Pemain Judi OnlineJudi Online Perspektif Hukum IslamKonten Maxwin dan Kerugian PemainKekeliruan Berpikir Pemain Slot OnlineDeposit Slot Mengancam Keuangan KeluargaSlot Online dan Kebutuhan KeluargaScatter Pinjaman Online Balik ModalKemenangan Instan Risiko Slot OnlineMahjong Ways 2 Taruhan DigitalGaji Habis untuk Judi OnlineJudi Online dan Maysir IslamLucky Spin Game dan PerjudianJudi Online Mengganggu Keharmonisan KeluargaJudi Online untuk Melunasi UtangSlot Online dan Masalah EkonomiDeposit Judi Online Balik ModalRezeki Halal di Era DigitalJudi Online di Kalangan Anak MudaGame Berhadiah Mengandung Unsur PerjudianBatas Game Digital dan PerjudianScatter Maxwin dan Kehilangan SaldoUtang Akibat Permainan Judi OnlineJudi Online Mengancam Ketahanan KeluargaPermainan Untung-Untungan Perspektif SyariahDeposit Slot dan Risiko KerugianJudi Online di Kalangan MahasiswaPinjol untuk Bermain Judi OnlineJudi Online dan Pinjaman OnlineGame Digital dengan Unsur PerjudianRTP Slot Online Bukan JaminanKemenangan Slot Online Media SosialBonus Cashback dalam Judi OnlineEfek Near-Miss pada Pemain SlotJudi Online dan Kesulitan EkonomiPengaruh Lingkungan terhadap Judi OnlineDampak Judi Online pada PekerjaanJudi Online dan Kesehatan MentalKemenangan Awal dalam Slot OnlineDopamin dalam Perilaku Judi OnlineStatistik RTP dalam Slot OnlinePromosi Judi Online Media SosialInfluencer dan Normalisasi Judi OnlinePemasaran Bonus dalam Slot OnlineJudi Online dan Pinjaman DigitalDampak Judi Online terhadap KeluargaBerhenti Judi Online Membutuhkan LingkunganNotifikasi Digital Memancing Penasaran PemainGrafis Cerah Menyamarkan Risiko SlotRisiko Tersembunyi Tema Game MenghiburHasil Slot Acak Bukan PolaBatasi Akses Hindari Judi OnlineStres Memicu Keinginan Main JudolSyarat Risiko Bonus Deposit GratisLangkah Sederhana Memutus Kebiasaan JudolBahaya Tersembunyi Slot Online PemainCara Membantu Teman Kecanduan JudolPeran Orang Tua Cegah JudolBedakan Game Digital Dan JudolPeran Pemuka Agama Atasi JudolProses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineAlasan Kekalahan Membuat Terus BermainDampak Ekonomi Judi Online MasyarakatPenyebab Generasi Muda Terjebak JudolLiterasi Digital Benteng Cegah JudolPengaruh Teman Terhadap Kebiasaan JudolBahaya Pinjol Demi Balik ModalSlot Beruang Bukan Hiburan DigitalUnsur Taruhan Game Mahjong WaysTanda Judi Online Ganggu KejiwaanJebakan Psikologis Kemenangan Slot OnlineLingkaran Utang Pinjol Modal TaruhanBerhenti Judi Online Selamatkan MasaJenis Judi Online Modus DigitalWaspada Link Permainan Berhadiah JudiCiri Permainan Digital Mengarah JudiCara Bedakan Game Dan JudiCara Mengingatkan Teman Judi OnlineLangkah Mencegah Kerugian Deposit SlotMencegah Keinginan Judi Setelah GajianWaspada Manipulasi Screenshot Kemenangan SlotDampak Buruk Slot Kehidupan SehariKenali Pemicu Gagal Berhenti JudiHindari Jebakan Balik Modal DepositStrategi Promosi Bonus Judi OnlineKemenangan Awal Membentuk Keyakinan Keliru

FTBI SD Ciamis Jadi Ajang Pelajar Asah Kemampuan Bahasa dan Sastra Sunda

- Redaktur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan FTBI tingkat Kabupaten Ciamis.

Kegiatan FTBI tingkat Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Ciamis digelar di SDN 1 Cijeungjing, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 378 peserta yang merupakan delegasi dari 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

FTBI menjadi salah satu agenda rutin untuk mendorong pelestarian bahasa ibu sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan bersastra Sunda.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut mendorong agar bahasa ibu tetap mendapatkan ruang dalam proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Ely Mulyaningsih, menjelaskan bahwa peserta FTBI tidak berasal dari seluruh sekolah secara individual, melainkan menggunakan sistem delegasi dari masing-masing kecamatan.

“Jadi karena ini merupakan kegiatan rutin, Festival Tunas Bahasa Ibu memang mengirimkan per sekolah, tetapi ini dari seluruh kecamatan. Dari 27 kecamatan semuanya mengikuti. Sistemnya delegasi, jadi bukan per sekolah. Bisa jadi satu kecamatan hanya satu sekolah atau lebih,” ujar Ely.

Menurutnya, mayoritas peserta merupakan siswa kelas IV dan V. Namun, terdapat pula kemungkinan peserta berasal dari kelas III sesuai dengan potensi dan kesiapan masing-masing peserta didik.

Ely mengatakan, rangkaian FTBI tingkat provinsi diperkirakan berlangsung pada November 2026. Pelaksanaannya biasanya dilakukan secara luring, sedangkan pada tingkat nasional lebih banyak dikemas dalam bentuk ekshibisi.

Ia menjelaskan, pada tingkat nasional terdapat ruang pertunjukan yang mengangkat keberagaman bahasa dan sastra, termasuk sajak Sunda yang dapat dipadukan dengan bahasa lainnya.

Ely menegaskan, bahasa Sunda memiliki posisi penting karena merupakan salah satu bahasa ibu yang digunakan masyarakat Ciamis. Bahasa tersebut juga masih banyak digunakan sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.

“Bahasa Sunda itu sangat penting karena merupakan bahasa ibu, bahasa pengantar di kelas juga. Kalau kita tidak melestarikannya, mau bagaimana lagi, mungkin nanti akan punah,” katanya.

Menurut Ely, FTBI tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi guru dan orang tua dalam memahami serta menggunakan bahasa Sunda.

Ia menambahkan, sebagian kecil masyarakat di Kabupaten Ciamis menggunakan bahasa selain Sunda sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Karena itu, pihaknya berupaya membangun pelaksanaan FTBI yang lebih inklusif.

“Di Kabupaten Ciamis ada sebagian kecil yang bahasa pengantarnya bukan bahasa Sunda. Tetapi tadi menurut Pak Kadis, kami diharapkan memberikan kesempatan untuk tampil ekshibisi walaupun menggunakan bahasa Jawa, karena sama-sama bahasa ibu yang digunakan di Kabupaten Ciamis. Jadi target kita ke depan lebih inklusif,” jelasnya.

Baca Juga :  Tina Wiryawati Dukung Pengesahan RUU Perampasan Aset bagi Koruptor

Dalam pelaksanaan FTBI, sajak menjadi salah satu materi yang banyak ditampilkan peserta. Ely menilai hal tersebut tidak terlepas dari banyaknya budayawan di Kabupaten Ciamis yang aktif menampilkan sajak sehingga dapat menjadi contoh bagi peserta didik.

Selain itu, pembelajaran sajak dinilai relatif mudah dikembangkan melalui proses pembelajaran yang sistematis, mulai dari pengenalan, memahami dan menganalisis isi sajak, hingga mendeklamasikannya.

“Secara pedagogik, Bapak dan Ibu guru ketika mengajarkan sajak itu sudah sesuai SOP. Bagaimana mengenalkan sajak, menganalisis isinya, kemudian sampai mendeklamasikan. Itu sudah membudaya,” ujarnya.

Menurut Ely, keberadaan para budayawan sebagai role model juga membantu peserta didik. Pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori, tetapi siswa dapat melihat contoh secara langsung sehingga lebih mudah memahami dan mempraktikkan sajak.

Ely menjelaskan, pembelajaran bahasa Sunda di sekolah dasar mengacu pada ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui peraturan gubernur. Sementara pengembangan pembelajaran dilakukan oleh daerah dengan tetap mengikuti capaian pembelajaran dan kompetensi yang telah ditetapkan.

“Masih Kurikulum Merdeka semuanya. Dari segi kebahasaan sudah cukup, masih mencakup di sana,” katanya.

Untuk aksara Sunda, siswa SD tetap mendapatkan pengenalan dasar. Namun, pembelajaran aksara Sunda secara lebih mendalam biasanya dikembangkan melalui kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler.

Menurutnya, alokasi waktu pembelajaran intrakurikuler yang terbatas membuat pembinaan khusus untuk mengikuti perlombaan perlu dilakukan melalui kegiatan tambahan.

“Kalau untuk ajang FTBI, kebanyakan aksara Sunda itu lebih ke kokurikuler. Kalau hanya beberapa jam pelajaran, tidak akan bisa maksimal untuk mengikuti ajang lomba. Biasanya yang ikut ke sini sudah ada kokurikulernya, pembiasaan, ekstrakurikuler, dan pembinaannya,” jelas Ely.

Dalam pembelajaran bahasa Sunda di SD, guru kelas pada umumnya juga mengajarkan muatan lokal bahasa Sunda. Untuk memperkuat kompetensi pendidik, terdapat program guru utama yang berada dalam wadah Kelompok Kerja Guru (KKG).

Saat ini, menurut Ely, terdapat 13 guru utama yang menjadi bagian dari program tersebut. Setiap tahun dilakukan pengembangan dan pelatihan bagi guru yang bertugas mendukung pelestarian bahasa ibu.

Program tersebut juga menerapkan prinsip pemerataan peserta pelatihan. Dengan demikian, kesempatan untuk mengikuti pengembangan kompetensi tidak hanya diberikan kepada guru yang sama setiap tahun.

“Kalau di KKG itu yang ikut lagi, itu lagi. Kalau kita sistemnya pemerataan. Misalnya ada kuota empat, yang lama dua, yang baru dua, sehingga terus bertambah,” ungkapnya.

Ely menyebut, salah satu evaluasi dalam pelaksanaan FTBI sebelumnya berkaitan dengan manajemen waktu pembinaan. Tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan lomba yang berdekatan dengan waktu pembinaan membuat peserta dan guru memiliki waktu terbatas untuk melakukan peningkatan kemampuan.

Baca Juga :  Antusiasme Luar Biasa, Hampir 4.000 Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Mamah Dedeh di Ciamis

Karena itu, pelaksanaan FTBI tingkat kabupaten yang dilakukan pada Agustus dinilai memberikan waktu lebih panjang untuk melakukan persiapan menuju tingkat provinsi.

“Kalau dibilang pembinaan, rasanya sudah totalitas. Lebih kepada manajemen waktu. Sekarang kita masih punya waktu karena ada jeda untuk dipersiapkan ke provinsi,” katanya.

Dengan waktu yang lebih panjang, peserta diharapkan memiliki kesempatan untuk memperkuat penguasaan materi, sementara guru dapat melakukan pembinaan secara lebih terarah.

Ely juga menekankan pentingnya coaching selama proses pembinaan. Menurutnya, pendampingan tidak hanya dilakukan oleh guru pembina, tetapi juga melalui evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan peserta.

“Ketika melakukan pembinaan, saya pun ikut turun, bukan untuk mengajar, tetapi lebih ke coaching. Ada murid yang dibina, ada guru pembimbing dari sekolah, dan ada guru pembina dari guru utama. Kita coaching, apa masalahnya, bagian mana yang perlu diperbaiki, juknisnya seperti apa, kemudian dianalisis sampai akhir,” jelasnya.

Ely menambahkan, peserta yang telah meraih juara pertama, kedua, atau ketiga di tingkat provinsi pada tahun sebelumnya tidak dapat kembali mengikuti mata lomba yang sama pada tahun berikutnya.

Namun, peserta tetap diperbolehkan berpindah ke cabang lomba lain sesuai potensi yang dimiliki.

“Kalau anaknya punya potensi, misalnya dari sajak pindah ke biantara, boleh. Karena ada beberapa yang tidak bisa ikut lagi, yaitu yang sebelumnya juara satu, dua, atau tiga tidak bisa mengikuti mata lomba yang sama,” ujarnya.

Selain melalui FTBI, pelestarian bahasa Sunda juga dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Ely mengatakan, pihaknya tidak hanya mengukur kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Sunda, tetapi juga melihat sejauh mana guru memanfaatkan bahasa tersebut sebagai bahasa pengantar pembelajaran.

Menurutnya, sebagian besar guru di Kabupaten Ciamis masih menggunakan bahasa Sunda dalam proses pembelajaran, meskipun tetap memperhatikan penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa lainnya sesuai ketentuan.

“Sebagian besar Bapak dan Ibu guru di Kabupaten Ciamis mengajarkan menggunakan bahasa Sunda sebagai pengantar. Apa pun materinya, sekalipun bahasa Inggris yang diajarkan, tetap ada pengantar bahasa Sundanya,” katanya.

Meski demikian, penggunaan bahasa Indonesia tetap diperhatikan, termasuk dalam pembukaan pembelajaran. Hal tersebut dilakukan karena terdapat ketentuan mengenai penggunaan bahasa Indonesia dalam proses pendidikan.

Ely menyebut, pihaknya juga tengah merintis mekanisme monitoring penggunaan bahasa di lingkungan pemerintah daerah dengan memperhatikan proporsi penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Sunda, maupun bahasa asing.

“Proporsinya sekarang masih lebih tinggi bahasa Sunda dibanding bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Siswa Sekolah MAUNG Ciamis Banjir Prestasi, Sekolah Ungkap Tantangan Pengembangan Bakat dan Kompetisi
OMI 2026 Tingkat Kabupaten Ciamis Diikuti 1.263 Peserta, 11 Siswa Sekolah Umum Turut Berlomba
TAMADA 2026 UI Darussalam Diikuti 538 Mahasiswa, 157 di Antaranya Penerima Beasiswa dari Aceh
IGRA Ciamis Targetkan Guru RA Lebih Inovatif dan Berdaya Saing
KKRA Jawa Barat Apresiasi KKRA Ciamis, Seminar Parenting Dinilai Layak Jadi Contoh
KKRA Baregbeg Dorong Orang Tua dan Guru Bersinergi Membentuk Anak Berkarakter
Borong 27 Medali, Kontingen Ciamis Sabet Juara Umum Porseni Madrasah Tingkat Jabar 2026
Kontingen Ciamis Bidik Juara Umum Porseni Madrasah Jabar 2026

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:17 WIB

Percepat Layanan Pertanahan, Nusron Minta BPN, Bapenda, dan PPAT Satu Visi

Senin, 14 September 2026 - 05:11 WIB

Lampaui Target Nasional, Menteri ATR/BPN Minta LP2B Jawa Timur Segera Masuk RTRW

Senin, 14 September 2026 - 05:04 WIB

Ada Penyidikan Polda Metro Jaya, ATR/BPN Tegaskan Layanan Kantah Bogor I Berjalan Normal

Senin, 14 September 2026 - 04:33 WIB

Wamen Ossy Minta Pejabat Baru Perkuat Kinerja dan Sinergi untuk Transformasi Pertanahan

Kamis, 10 September 2026 - 14:11 WIB

Pengusaha Buka Lahan dengan Cara Membakar Terancam Kehilangan HGU

Kamis, 10 September 2026 - 14:05 WIB

Menteri Nusron Dorong Layanan Pengukuran dan Peralihan Hak Lebih Cepat

Rabu, 9 September 2026 - 20:10 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Percepat Pengurusan Tanah Warga

Rabu, 9 September 2026 - 19:46 WIB

Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan Pertanahan Berbasis Keadilan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!