Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan (DPUTRP) Kabupaten Ciamis menanggapi insiden kecelakaan yang dialami seorang pengawas sekolah akibat dugaan jalan rusak dan berlubang di wilayah Kecamatan Sukadana.
Peristiwa tersebut menimpa Andri Dewi, pengawas sekolah yang bertugas di Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Baregbeg. Korban dilaporkan terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.
Insiden terjadi di ruas Jalan Sukadana, tepatnya di kawasan Tanjakan Taskim, Dusun Hilir RT 01 RW 01, Desa Salakaria.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTRP Kabupaten Ciamis, Iwan Djuana melalui Kepala Seksi Jalan, Winarso, mengatakan secara umum tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Ciamis telah mencapai hampir 90 persen dalam kondisi baik.
“Memang masih ada sekitar 10 persen ruas jalan yang mengalami kerusakan, termasuk berlubang cukup besar di beberapa titik. Tahun ini direncanakan ada penanganan, namun sementara dalam bentuk pemeliharaan karena kondisi keuangan daerah sedang tidak baik,” ujar Winarso.
Menurutnya, untuk saat ini penanganan masih bersifat darurat sambil menunggu proses pengadaan. Seluruh titik jalan berlubang, kata dia, sudah teridentifikasi dan masuk dalam tahap perencanaan.
“Insyaallah pemeliharaan tetap berjalan agar tidak membahayakan pengguna jalan. Sekarang masih tahap perencanaan, kemarin juga baru mulai prosesnya,” tambahnya.
Winarso menjelaskan, total panjang jalan kabupaten di Ciamis mencapai sekitar 1.080 kilometer yang harus dipelihara secara bertahap berdasarkan skala prioritas, termasuk tingkat kepadatan lalu lintas.
Ia menyebut ruas Baregbeg–Ciilat juga menjadi prioritas penanganan tahun ini. “Mudah-mudahan bisa secepatnya ditangani tahun ini,” katanya.
Selain perbaikan fisik, DPUTR juga akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan.
Menurutnya, rambu sebelumnya pernah dipasang, namun mengalami kerusakan seiring waktu.
“Kami akan kerja sama dengan UPTD untuk pemasangan rambu kembali agar pengguna jalan lebih waspada,” pungkasnya.













