Wamen ATR/BPN Imbau Kantah Kawal Pemutakhiran Data Sertipikat Lama

- Redaktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Pasuruan, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong percepatan pemutakhiran data sertipikat tanah lama guna meningkatkan kualitas basis data pertanahan nasional.

Dalam upaya tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengimbau seluruh Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) di daerah untuk mengawal proses pemutakhiran data secara berkelanjutan.

Imbauan tersebut disampaikan Wamen Ossy saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan, Minggu (01/02/2026).

“Jika kita ingin menyelesaikan masalah, kita harus mengetahui terlebih dahulu metodologi penyelesaiannya. Apabila membutuhkan dukungan atau bantuan, agar disampaikan ke Kepala Kantah, kemudian diteruskan ke Kepala Kantor Wilayah (Kanwil), sehingga kita bisa bekerja bersama,” ujar Ossy.

Ia mengungkapkan, secara nasional masih terdapat sekitar 12 juta bidang tanah yang masuk dalam kategori Kualitas Data Bidang Tanah (KW) 4, 5, dan 6. Kategori tersebut umumnya melekat pada sertipikat lama yang belum terdaftar secara sistematis dalam basis data digital Kementerian ATR/BPN, sehingga memerlukan pemutakhiran.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Dijelaskan, KW 4 merupakan bidang tanah yang data fisik dan data yuridisnya telah memenuhi ketentuan, namun belum terpetakan secara spasial. KW 5 mencakup bidang yang data yuridisnya telah lengkap, tetapi data fisik dan peta kadastral masih perlu peningkatan kualitas. Sementara KW 6 meliputi bidang tanah yang data fisik, data yuridis, serta peta spasialnya masih membutuhkan perbaikan secara menyeluruh.

Di hadapan jajaran Kantah Kabupaten Pasuruan, Wamen Ossy menyampaikan harapannya agar Provinsi Jawa Timur dapat menjadi salah satu daerah yang paling progresif dalam mendorong percepatan pemutakhiran data pertanahan.

“Provinsi Jawa Timur telah menyatakan komitmen untuk menjadi salah satu Kanwil yang paling agresif secara nasional. Tentu hal ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar proses pemetaan bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6 tetap dilakukan secara realistis dan terukur. Menurutnya, perlu dilakukan pemilahan secara cermat antara bidang tanah yang dapat segera diselesaikan dan yang memerlukan penanganan khusus.

Baca Juga :  Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

“Betul-betul dicari mana yang bisa diselesaikan dan mana yang belum bisa. Jika membutuhkan bantuan eksternal, kita akan berupaya semaksimal mungkin,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Ossy juga menyerahkan sertipikat tanah secara langsung kepada enam orang masyarakat, baik di Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan maupun Kantor Pertanahan Kota Pasuruan. Penyerahan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat.

Selain itu, Wamen Ossy memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan. Ia menilai lingkungan kerja di kantor tersebut tertib dan bersih, serta didukung oleh semangat kerja pegawai yang tinggi.

“Kantah Kabupaten Pasuruan kantornya bersih dan tertib, pegawainya bersemangat. Teruskan dan tingkatkan kinerja ini demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Asep Heri, serta jajaran Kantah Kabupaten Pasuruan dan Kantah Kota Pasuruan.

Berita Terkait

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh
Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya
Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik
Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:54 WIB

MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!