Kurikulum Unigal Fokus pada Relevansi Teknologi dan Konservasi Budaya

- Redaktur

Senin, 9 Desember 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si.

Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Universitas Galuh (Unigal) telah mengadakan lokakarya pada Kamis, 5 Desember 2024, yang dihadiri oleh para pejabat struktural akademik di lingkungan universitas.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya peninjauan ulang kurikulum agar lebih sesuai dengan kebutuhan stakeholder, situasi, dan kondisi terkini.

Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si menjelaskan bahwa kurikulum yang ada saat ini dinilai belum sepenuhnya mewakili harapan masyarakat dan tantangan global. Oleh karena itu, dalam lokakarya ini diundang beberapa narasumber dengan keahlian yang relevan.

Narasumber pertama, Kornel Soemardi, adalah pakar dalam bidang pemasaran internasional. Narasumber kedua, Setra, ahli dalam strategi manajemen mikro. Narasumber ketiga, Dr. Hj. Irma Bastaman, dikenal dengan inovasinya dalam membangun daya tarik melalui pendekatan kreatif.

Baca Juga :  Coach Faisal Antar Alexa Ciamis Melaju ke Ajang Nasional D'Academy 8 Indosiar

Narasumber terakhir membahas pentingnya menjaga relevansi antara aspek lokal dan global, khususnya dalam kaitannya dengan budaya.

Prof. Dadi menekankan bahwa hasil utama lokakarya ini adalah penguatan positioning Universitas Galuh agar tetap eksis, bertahan, dan menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa.

“Kami ingin Unigal menjadi kampus yang langsung diingat ketika seseorang berpikir untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Prof. Dadi.

Langkah awal yang direncanakan adalah meninjau tren mahasiswa saat ini, menyadari kebutuhan perubahan, dan mengembangkan kurikulum yang relevan untuk masa kini dan masa depan.

Kurikulum baru nantinya akan mencakup dua aspek utama, yaitu relevansi terhadap dunia kerja dan teknologi, serta kekuatan internal universitas, terutama dalam visi misi konservasi budaya dan lingkungan.

Baca Juga :  MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Universitas Galuh juga berkomitmen menjadikan Gunung Sawal sebagai pusat pengembangan keilmuan dalam aspek konservasi lingkungan dan budaya.

“Kami ingin Unigal dikenal sebagai universitas yang unggul dalam aspek sosial, lingkungan hidup, dan budaya,” tambahnya.

Melalui adaptasi ini, Universitas Galuh berharap dapat terus diminati oleh calon mahasiswa dan bersaing dengan perguruan tinggi lain yang juga tengah berbenah.

“Pilihannya sederhana: beradaptasi dan berubah, atau mati. Sebelum itu terjadi, kami memilih untuk beradaptasi dan terus berkembang,” tegas Prof. Dadi.

Dengan langkah ini, Universitas Galuh optimis mampu menghadapi tantangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

Berita Terkait

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis
Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan
MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta
KKRA Ciamis Perkuat Kompetensi Guru RA Hadapi Implementasi Kurikulum Baru
Madrasah di Ciamis Bersiap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning
PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum
Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin
Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis Resmi Dibentuk, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akhlak Pelajar

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!