Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Komitmen Berantas Mafia Tanah di Indonesia

- Redaktur

Jumat, 15 November 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya untuk memberantas mafia tanah di Indonesia.

Dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan Tahun 2024 yang digelar di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/11/2024), Nusron mengaku akan menyerahkan langsung oknum yang terlibat ke aparat penegak hukum (APH).

“Ini adalah peringatan keras bagi siapa pun yang terlibat dalam mafia tanah, terutama jika melibatkan aparatur negara, termasuk aparatur Kementerian ATR/BPN. Saya sendiri yang akan menghantarkan mereka ke APH,” tegas Nusron dalam sambutannya.

Menurut Nusron, masalah pertanahan di Indonesia telah menjadi isu akut yang perlu penanganan serius.

Ia mengungkapkan, beberapa sengketa tanah melibatkan oknum internal ATR/BPN. Oleh karena itu, penguatan sistem dan peningkatan integritas sumber daya manusia di lingkungan kementeriannya menjadi salah satu langkah utama.

Baca Juga :  Dampingi Presiden Prabowo di Panen Raya TNI, Menteri ATR/BPN Tegaskan Pentingnya Perlindungan Lahan Pertanian

“Kita harus memperkuat sistem internal, meningkatkan kapabilitas, dan membangun integritas SDM di ATR/BPN. Selain itu, kerja sama dengan pemangku kepentingan eksternal juga sangat penting,” jelasnya.

Keterlibatan Oknum Eksternal
Nusron juga menyoroti keterlibatan pihak eksternal dalam praktik mafia tanah, seperti oknum kepala desa, notaris, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), dan elemen lainnya.

Ia menyebut bahwa pemberantasan mafia tanah membutuhkan sinergi lintas lembaga dan instansi.

“Kami membutuhkan dukungan dari Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Mahkamah Agung. Kolaborasi ini sangat penting untuk menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan,” ujar Nusron.

Dukungan Lintas Sektor
Rapat koordinasi ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga :  Ossy Dermawan: Tata Ruang Harus Jadi Panglima Pembangunan dan Investasi di Bali

Selain itu, hadir sejumlah pejabat tinggi, seperti Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Kepala BIN Muhammad Herindra, Jaksa Agung ST. Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan perwakilan dari Mahkamah Agung serta Kepolisian.

Nusron menutup pernyataannya dengan ajakan kolaborasi, “Pemberantasan mafia tanah adalah pekerjaan berat yang membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak. Mari kita bekerja bersama untuk menciptakan sistem pertanahan yang bersih dan adil.”

Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pertanahan. Dengan sinergi yang kuat, pemerintah optimistis dapat meminimalkan praktik mafia tanah yang telah merugikan negara dan masyarakat. (TN)

Berita Terkait

ATR/BPN Tuntaskan Penyiapan Lahan Huntap, Pembangunan 4.159 Rumah Korban Bencana Dipercepat
ATR/BPN Percepat Pemulihan Sertipikat Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Nusron Dorong Digitalisasi Arsip Saat Tinjau Pemulihan Kantah Aceh Tamiang
Nusron Wahid Tekankan Budaya Melayani dan Kepastian Layanan Pertanahan bagi Masyarakat
Pengembangan Gunung Sawal Disiapkan Jadi Model Konservasi dan Investasi Berkelanjutan di Ciamis
Sekjen ATR/BPN Dorong Pejabat Administrator Fokus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat
Pemerintah Perkuat Sinergi Percepatan Sertipikasi Tanah MBR
Dalu Agung Darmawan Tekankan Anggaran 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:39 WIB

ATR/BPN Tuntaskan Penyiapan Lahan Huntap, Pembangunan 4.159 Rumah Korban Bencana Dipercepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

ATR/BPN Percepat Pemulihan Sertipikat Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

Nusron Dorong Digitalisasi Arsip Saat Tinjau Pemulihan Kantah Aceh Tamiang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:56 WIB

Nusron Wahid Tekankan Budaya Melayani dan Kepastian Layanan Pertanahan bagi Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pengembangan Gunung Sawal Disiapkan Jadi Model Konservasi dan Investasi Berkelanjutan di Ciamis

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:08 WIB

Pemerintah Perkuat Sinergi Percepatan Sertipikasi Tanah MBR

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:06 WIB

Dalu Agung Darmawan Tekankan Anggaran 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:52 WIB

Ossy Dermawan: Tata Ruang Harus Jadi Panglima Pembangunan dan Investasi di Bali

Berita Terbaru

error: Content is protected !!