Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 653 siswa dari 47 Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta di Kabupaten Ciamis mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Aliyah tingkat kabupaten yang digelar pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi, silaturahmi, sekaligus seleksi untuk membentuk kontingen Kabupaten Ciamis yang akan berlaga pada Porseni MA tingkat Provinsi Jawa Barat.
Ketua Panitia Porseni MA Kabupaten Ciamis, Misbahudin, mengatakan seluruh peserta merupakan perwakilan langsung dari masing-masing madrasah tanpa melalui seleksi di tingkat Kelompok Kerja Madrasah (KKM) maupun kecamatan.
“Tujuannya agar seluruh madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi di tingkat kabupaten. Setiap sekolah bebas mengirimkan peserta sesuai cabang yang menjadi unggulannya,” ujar Misbahudin.
Ia menjelaskan, Porseni tahun ini mempertandingkan 11 cabang olahraga dan seni untuk kategori putra maupun putri, kecuali futsal yang hanya diikuti peserta putra.
Pelaksanaan lomba tersebar di lima lokasi. Cabang seni serta tenis meja dipusatkan di MAN 1 Ciamis. Sementara lomba pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab berlangsung di MAN 2 Ciamis. Adapun bulu tangkis digelar di GOR Kenari, futsal di GOR Sundamukti, dan bola voli di GGT Ciamis.
“Seluruh pertandingan ditargetkan selesai dalam satu hari. Pesertanya berasal dari seluruh jenjang kelas,” katanya.
Menurut Misbahudin, penyelenggaraan Porseni memiliki beberapa tujuan utama. Selain menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan kegiatan ekstrakurikuler di masing-masing madrasah, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarsekolah melalui pertemuan para guru pendamping, official, maupun peserta.
“Yang paling penting, Porseni ini menjadi ajang seleksi pembentukan kontingen Madrasah Aliyah Kabupaten Ciamis yang akan mengikuti Porseni tingkat Provinsi Jawa Barat pada 25-26 Agustus 2026 di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.
Ia berharap hasil kompetisi mampu melahirkan atlet dan peserta seni terbaik yang layak mewakili Kabupaten Ciamis di tingkat provinsi, khususnya pada cabang olahraga unggulan seperti bola voli putra dan putri.
Usai pelaksanaan Porseni, panitia akan melakukan rekapitulasi hasil pertandingan untuk menentukan kontingen yang akan mengikuti pembinaan intensif selama sekitar satu bulan menjelang pelaksanaan Porseni tingkat provinsi. Untuk nomor beregu, tim juga dimungkinkan diperkuat atlet dari madrasah lain guna menutupi kekurangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Misbahudin mengungkapkan, dari total 57 Madrasah Aliyah yang ada di Kabupaten Ciamis, sebanyak 47 madrasah mengirimkan atlet, sedangkan 10 madrasah lainnya belum dapat berpartisipasi.
Menurutnya, tidak ikut sertanya sejumlah madrasah diduga dipengaruhi keterbatasan pendanaan serta jumlah siswa yang relatif sedikit sehingga kesulitan menyiapkan peserta di berbagai cabang perlombaan.
“Kegiatan ini murni dibiayai dari uang pendaftaran peserta, tanpa subsidi maupun sponsor dari pihak lain. Bahkan madrasah besar sekalipun tidak semuanya mengirimkan peserta di seluruh cabang, melainkan hanya pada cabang yang dinilai memiliki peluang berprestasi,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan berlangsung. Selain itu, para wasit dan dewan juri diharapkan menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Wasit berasal dari pengurus cabang olahraga masing-masing seperti PBVSI, PBSI, PTMSI dan lainnya, sedangkan dewan juri berasal dari kalangan profesional serta akademisi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, mengajak seluruh peserta menjadikan Porseni sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
“Jadikan kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi. Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan prestasi terbaik, baik di bidang olahraga, seni, maupun keagamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun,” kata Asep.
Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta agar mampu menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan di madrasah masing-masing serta berharap pada penyelenggaraan berikutnya seluruh Madrasah Aliyah di Kabupaten Ciamis dapat berpartisipasi di setiap cabang yang diperlombakan.













