BAZNAS Kabupaten Tegal Pelajari Keberhasilan Ciamis, Tertarik Terapkan Model UPZ Desa

- Redaktur

Senin, 27 Juli 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto bersama BAZNAS Kabupaten Tegal dengan BAZNAS Kabupaten Ciamis.

Poto bersama BAZNAS Kabupaten Tegal dengan BAZNAS Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tegal melakukan studi banding ke BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk mempelajari strategi peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa.

Kunjungan tersebut dilakukan karena BAZNAS Kabupaten Ciamis dinilai berhasil membangun sistem penghimpunan zakat yang mampu menjangkau hingga tingkat desa. Model tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong besarnya penghimpunan dana ZIS di Kabupaten Ciamis.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal, Ahmad Rofiqi, mengatakan pihaknya sengaja memilih Ciamis sebagai lokasi studi banding karena memiliki capaian penghimpunan zakat yang jauh lebih tinggi dibandingkan daerahnya.

“Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tegal saat ini berkisar Rp10 miliar, sedangkan BAZNAS Ciamis sudah mencapai sekitar Rp27 miliar. Setelah kami pelajari, salah satu kekuatan utama Ciamis adalah keberadaan UPZ di tingkat desa yang benar-benar berjalan efektif,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan UPZ desa di Ciamis tidak hanya sebatas pembentukan melalui surat keputusan (SK), tetapi mampu menjalankan fungsi penghimpunan zakat secara optimal hingga berdampak pada penyaluran bantuan yang langsung menyentuh masyarakat desa.

“Kalau penghimpunan di tingkat desa berjalan baik, otomatis pendistribusiannya juga bisa lebih tepat sasaran kepada para mustahik, terutama fakir miskin yang sebagian besar berada di desa,” katanya.

Ahmad Rofiqi menilai konsep yang diterapkan BAZNAS Ciamis mampu membangun ekosistem zakat secara menyeluruh, mulai dari mengedukasi masyarakat agar gemar berinfak dan berzakat hingga memastikan manfaat dana ZIS kembali dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Dalam kunjungan tersebut, pihaknya juga mempelajari proses pembentukan UPZ desa beserta tata kelola administrasi dan keuangannya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini BAZNAS Kabupaten Tegal belum memiliki UPZ di tingkat desa. Penghimpunan zakat masih didominasi dari aparatur sipil negara (ASN), baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal maupun Kementerian Agama.

“UPZ desa belum terbentuk. Selama ini penghimpunan terbesar masih berasal dari ASN. Sementara UPZ masjid sudah ada, tetapi sifatnya belum wajib menyetorkan penghimpunan kepada BAZNAS,” jelasnya.

Usai memperoleh berbagai masukan dari BAZNAS Ciamis, pihaknya berencana segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tegal, khususnya Bupati dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), untuk mendorong lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) tentang pembentukan UPZ di tingkat desa.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Bupati agar ada regulasi yang mendukung pembentukan UPZ desa. Potensinya sangat besar karena Kabupaten Tegal memiliki ratusan desa,” ungkapnya.

Ia berharap pengelolaan zakat melalui BAZNAS dapat memberikan dampak nyata terhadap pengentasan kemiskinan.

“Zakat akan lebih memberikan manfaat apabila dikelola secara bersama melalui BAZNAS sehingga mampu mengubah status fakir miskin menjadi masyarakat yang lebih mandiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman antarlembaga BAZNAS.

Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing sehingga proses saling berbagi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Ciamis Perkuat Komitmen Pelayanan Lewat Estafet Kepemimpinan

“Pada prinsipnya tugas BAZNAS di seluruh Indonesia sama, yakni mengelola zakat, infak, dan sedekah. Yang membedakan hanya kebijakan dan sistem yang diterapkan di masing-masing daerah,” ujar Lili.

Ia menjelaskan, salah satu keunggulan BAZNAS Ciamis adalah keberhasilan membangun jaringan UPZ desa yang kini menjadi salah satu model pengelolaan zakat di tingkat nasional.

Lili mengungkapkan, strategi yang diterapkan bukan dilakukan secara bertahap, melainkan dengan membentuk seluruh UPZ desa secara bersamaan.

“Kami langsung menerbitkan SK untuk seluruh desa sekaligus. Setelah berjalan sekitar dua hingga tiga tahun, baru dilakukan evaluasi dan pemetaan kinerja masing-masing UPZ sehingga pembinaannya bisa disesuaikan dengan capaian setiap desa,” jelasnya

Selain didukung sistem yang baik, menurutnya keberhasilan pengembangan UPZ desa juga tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah melalui regulasi.

“Penguatan dari pemerintah daerah melalui Peraturan Bupati sangat penting agar pembentukan dan penguatan UPZ desa memiliki landasan yang kuat,” katanya.

Lili menegaskan, keberhasilan pengelolaan zakat bukan semata-mata karena kemampuan pengurus, melainkan harus dilandasi niat ibadah dan penguatan akidah dalam menjalankan amanah.

“Kami meyakini keberhasilan ini bukan karena kami hebat, tetapi karena Allah yang memudahkan. Kami memulai semuanya sebagai bagian dari ibadah, sehingga hasilnya pun harus menjadi nilai ibadah yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Ciamis Perkuat Komitmen Pelayanan Lewat Estafet Kepemimpinan
MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

ATR/BPN Perkuat Transformasi Organisasi dan Pelayanan, Nusron: Rakyat Harus Menjadi Raja dalam Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:44 WIB

Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Jalani Wawancara, Penentu Menuju Pendidikan Kedinasan ATR/BPN

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:32 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di Panen Raya TNI, Menteri ATR/BPN Tegaskan Pentingnya Perlindungan Lahan Pertanian

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:14 WIB

DPC PJS Ciamis Raya Resmi Dilantik, Siap Cetak Jurnalis Berintegritas dan Profesional

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:28 WIB

PJS Serahkan Dokumen ke Dewan Pers, Tempuh Tahap Verifikasi Menuju Organisasi Konstituen

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Berita Terbaru

error: Content is protected !!