Nusron Wahid Minta Pengadaan Lahan Perumahan Tak Sentuh Sawah

- Redaktur

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau para pelaku industri perumahan untuk mengubah pola pengadaan tanah agar tidak mengalihfungsikan lahan sawah, khususnya yang termasuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Imbauan tersebut disampaikan Nusron saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Realestat Indonesia (REI) Tahun 2025 yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta, Kamis (04/12/2025), dan dihadiri ratusan pengembang perumahan dari berbagai daerah.

“Saya imbau, kalau pengadaan tanah untuk perumahan, kalau bisa jangan beli sawah, terutama yang masuk kawasan LP2B,” ujar Nusron Wahid di hadapan peserta Rakernas.

Menurut Nusron, perlindungan lahan pertanian merupakan kebijakan nasional yang bersifat strategis dan menjadi mandat undang-undang serta keputusan kabinet. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menjaga keberlanjutan lahan sawah demi kepentingan generasi mendatang.

Baca Juga :  ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

“Kami diberi mandat oleh undang-undang dan keputusan kabinet bahwa sawah tidak boleh dialihfungsikan. Ini untuk kepentingan generasi ke depan,” kata Nusron kepada Ketua Umum REI Joko Suranto dan jajaran pengurus yang hadir.

Nusron menegaskan, penguatan ketahanan pangan nasional menjadi kebutuhan mendesak, seiring dengan terus berkurangnya luas lahan sawah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, Indonesia kehilangan sekitar 60.000 hingga 80.000 hektare lahan sawah setiap tahun, atau setara 165 hingga 220 hektare per hari.

Jika tidak dikendalikan, lanjut Nusron, penyusutan lahan sawah secara masif berpotensi mengancam ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, pemerintah berupaya menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pangan, industri, energi, dan sektor perumahan.

Baca Juga :  Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

“Kami ingin semua sektor berjalan beriringan. Pangan, industri, energi, dan perumahan harus seimbang,” pungkasnya.

Rakernas REI 2025 mengusung tema “Propertinomic 2.0: Mengatasi Hambatan dan Percepatan Program Tiga Juta Rumah”.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri ATR/BPN hadir didampingi Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Shamy Ardian; Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan, dan Wilayah Tertentu Andi Renald; serta Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja Ana Anida.

Berita Terkait

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat
Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik
Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi
130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat
Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah
ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik
ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat
Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:31 WIB

Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!