Nusron Wahid: Reforma Agraria Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

- Redaktur

Kamis, 29 Mei 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Kendari, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak seluruh kepala daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk membangun kolaborasi dalam mewujudkan sistem administrasi pertanahan yang modern, inklusif, dan menyeluruh. Ajakan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pertanahan dan Penataan Ruang bersama pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Sulawesi Tenggara di Kantor Gubernur Sultra, Rabu (28/5/2025).

Dalam arahannya, Menteri Nusron menjelaskan bahwa sistem pertanahan ideal harus mencakup empat klaster utama: land tenure (penguasaan tanah), land value (nilai tanah), land use (penggunaan tanah), dan land development (pengembangan tanah). Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan sistem ini sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ini tidak bisa kita lakukan tanpa kolaborasi. Dengan siapa? Dengan Pemda, dengan kepala daerah, baik itu gubernur, bupati, maupun wali kota,” ujar Nusron Wahid di hadapan peserta Rakor.

Baca Juga :  Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Ia menambahkan bahwa kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari upayanya membangun koordinasi lintas daerah.

“Sultra adalah provinsi ke-16 yang saya kunjungi, setelah sebelumnya 15 provinsi sudah kami datangi untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pertanahan dan tata ruang,” jelasnya.

Salah satu fokus utama Rakor kali ini adalah Reforma Agraria. Menteri Nusron menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran krusial karena menjabat secara ex-officio sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di daerah masing-masing.

“Yang menentukan objek tanah adalah tugas kami. Tapi yang menentukan subjek—siapa penerima manfaat dari Reforma Agraria—itu adalah tugas kepala daerah. Harus ada tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Menteri Nusron juga menyerahkan sejumlah sertipikat tanah. Di antaranya, lima sertipikat untuk aset milik Pemerintah Provinsi Sultra dan 71 sertipikat aset milik pemerintah kabupaten/kota se-Sultra.

Baca Juga :  Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Ia juga menyerahkan 10 sertipikat tanah wakaf kepada perwakilan lembaga keagamaan, yang terdiri dari 6 sertipikat untuk masjid, 1 untuk musala, 1 untuk gereja, dan 2 untuk pura.

Selain menyampaikan arahannya dan melakukan penyerahan simbolis sertipikat, Menteri Nusron juga membuka sesi diskusi terbuka bersama seluruh peserta untuk membahas isu-isu strategis terkait pertanahan dan penataan ruang di wilayah Sulawesi Tenggara.

Rapat Koordinasi ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra; Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Muda Saleh; Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis; Sekretaris Ditjen Tata Ruang, Reny Windyawati; Kepala Kanwil BPN Sultra, Rahmat; serta Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama para wali kota dan bupati se-Sulawesi Tenggara.

Berita Terkait

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat
Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik
Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi
130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat
Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah
ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik
ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat
Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:31 WIB

Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!