Sertipikasi Tanah di Sultra Capai 78,55%, Nusron Wahid Usul Pembebasan Bea BPHTB

- Redaktur

Minggu, 1 Juni 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Kendari, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa sertipikasi bidang tanah di Provinsi Sulawesi Tenggara telah mencapai 78,55%. Capaian ini mencakup sekitar 1,4 juta bidang tanah yang telah bersertipikat dari total sekitar 1,8 juta bidang tanah.

Hal itu disampaikan Nusron dalam Rapat Koordinasi Pertanahan dan Penataan Ruang bersama Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara di Kantor Gubernur Sultra, Rabu (28/5/2025).

“Masih ada sekitar 21,45% bidang yang belum bersertipikat. Ini menunjukkan adanya kesenjangan yang harus kita cari solusinya. Salah satu kendala mungkin karena warga belum mampu membayar BPHTB,” ujar Menteri Nusron.

Baca Juga :  130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Ia mencontohkan kebijakan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, di mana pemerintah daerah membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi peserta PTSL dari keluarga miskin ekstrem. Menurutnya, langkah serupa dapat diterapkan di Sulawesi Tenggara.

“Daripada tanah tidak disertipikat dan menimbulkan masalah di kemudian hari, lebih baik dibantu agar tanah warga aman secara hukum,” tambahnya.

Selain menyangkut legalitas tanah, sertipikasi turut berkontribusi pada ekonomi daerah. Tercatat, penerimaan BPHTB tahun 2024 di Sultra mencapai Rp68 miliar, dan hingga Mei 2025 telah terkumpul Rp38 miliar—naik dari Rp25 miliar di periode yang sama tahun lalu. Menteri Nusron memperkirakan total BPHTB 2025 bisa mencapai Rp75–80 miliar.

Baca Juga :  ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Ia juga menyoroti peran sertipikat tanah dalam membuka akses kredit. Pada 2024, nilai hak tanggungan di Sultra mencapai Rp5,7 triliun dan hingga Mei 2025 sudah mencapai Rp1,6 triliun.

Terkait tanah wakaf dan rumah ibadah, Nusron menargetkan 4.200 dari total 5.748 bidang bisa disertipikatkan dalam tiga tahun ke depan. “Mari kita bentuk target bersama, minimal satu desa menyelesaikan dua hingga tiga bidang per tahun,” ujarnya.

Berita Terkait

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat
Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik
Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi
130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat
Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah
ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik
ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat
Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:31 WIB

Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!