Sertipikat Tanah Hilang akibat Banjir? Begini Cara Mengurusnya

- Redaktur

Senin, 10 Maret 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sertipikat tanah elektronik.

Sertipikat tanah elektronik.

Berita Tangerang, Asajabar.com – Masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan sertipikat tanah akibat banjir tidak perlu khawatir.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa digitalisasi sertipikat tanah yang dilakukan Kementerian ATR/BPN menjadi solusi untuk melindungi dokumen kepemilikan tanah dari risiko bencana.

“Dengan Sertipikat Elektronik, tidak ada lagi kekhawatiran sertipikat hanyut atau rusak akibat banjir. Semua data tersimpan secara digital dan hanya pemilik dengan akses yang dapat menggunakannya,” ujar Menteri Nusron saat menghadiri acara Pengkajian Ramadan 1446 H di Auditorium Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang Selatan, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga :  Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

Untuk itu, Menteri ATR/BPN mendorong masyarakat agar segera mengonversi sertipikat tanah dari bentuk analog ke digital. Langkah ini dinilai penting agar kepemilikan tanah tetap aman meskipun terjadi bencana.

Prosedur Penggantian Sertipikat Rusak dan Hilang

Bagi masyarakat yang masih menggunakan sertipikat analog dan mengalami kerusakan akibat banjir, Menteri Nusron mengimbau agar segera mendatangi Kantor Pertanahan (Kantah) setempat untuk mengajukan permohonan penggantian.

Beberapa persyaratan yang perlu disiapkan untuk penggantian sertipikat rusak, antara lain:

• Surat Kuasa jika diwakilkan

• Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) pemohon serta kuasa (jika dikuasakan), yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

Baca Juga :  ATR/BPN Perluas Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS di Kantor Pertanahan

• Fotokopi Akta Pendirian dan pengesahan badan hukum (jika pemohon adalah badan hukum), yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

• Sertipikat asli yang mengalami kerusakan

Sementara itu, untuk sertipikat yang hilang, masyarakat perlu menambahkan beberapa dokumen tambahan, yaitu:

• Surat Pernyataan di bawah sumpah dari pemegang hak atau pihak yang kehilangan sertipikat

• Surat tanda lapor kehilangan dari kepolisian setempat

Dengan adanya program digitalisasi sertipikat ini, Kementerian ATR/BPN berharap masyarakat lebih tenang dalam menjaga hak kepemilikan tanahnya, tanpa harus khawatir kehilangan dokumen akibat bencana alam.

Berita Terkait

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan
Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik
Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas
Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi
ATR/BPN Perluas Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS di Kantor Pertanahan
Wamen ATR/BPN Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Berkolaborasi Wujudkan Visi Kota 2045
Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi
Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:27 WIB

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WIB

Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik

Senin, 2 November 2026 - 16:41 WIB

Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas

Senin, 2 November 2026 - 16:36 WIB

Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 16:30 WIB

ATR/BPN Perluas Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS di Kantor Pertanahan

Senin, 2 November 2026 - 16:20 WIB

Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 11:37 WIB

Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare melalui Program ILASPP 2025–2029

Berita Terbaru

error: Content is protected !!