Kepala UPTD Parkir Ciamis Sesalkan Dengan Adanya Kasus Juru Parkir Aniaya Istri Hingga Meninggal

- Redaktur

Jumat, 15 September 2023 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Ciamis saat mengungkap kasus suami aniaya istri siri hingga meninggal dunia.

Polres Ciamis saat mengungkap kasus suami aniaya istri siri hingga meninggal dunia.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Ciamis menyesalkan dengan adanya peristiwa juru parkir aniaya istri sirinya, Teti Maryati (40) hingga korban meninggal dunia.

Menurutnya, Asep Malik alias Ofin (51) tercatat sebagai juru parkir di UPTD Parkir Ciamis, dan dia sudah bekerja kurang lebih 15 tahun,” ujar Kepala UPTD Parkir Ciamis, Dedi Iswandi ketika ditayangkan secara fresh oleh Asajabar, Jumat (15/9/2023).

Selama bekerja sebagai juru parkir, Ofin belum pernah mendapat teguran maupun sanksi ketika dalam bekerja.

“Belum ada komplen dari masyarakat selama dia bekerja,” ucap Dedi.

Dedi mengaku sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, saya juga mengucap turut berbelasungkawa terhadap keluarga korban.

“Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan juga pelaku mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan undang-undang,” kata dia.

Dedi mengungkapkan dengan adanya peristiwa tersebut pihaknya akan segera mengevaluasi para juru parkir yang ada di Kabupaten Ciamis.

“Saya akan mengevaluasi dan juga akan menggalakan pembinaan mental maupun spiritual, supaya kedepan tidak ada kasus serupa.

Ia juga mewanti-wanti para juru parkir agar bisa menyelesaikan permasalahan rumah tangga dengan kepala dingin ketika ada problem didalam rumah tangga.

Baca Juga :  BAZNAS Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026

“Memang namanya keluarga pasti ada sebuah problematika, tapi harus diselesaikan dengan kepala dingin,” tegas Dedi.

Sebelumnya Kepolisian Resort Ciamis telah mengungkap kasus penganiayaan berat hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dalam keadaan terluka.

Penganiayaan tersebut dilakukan oleh suaminya, Asep Malik alias Ofin (51) terhadap seorang istri sirinya, Teti Maryati (40).

Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 9 September 2023,” ujarnya kepada Wartawan, Kamis (14/9/2023).

Sebelum terjadi penganiayaan, pelaku dan korban sempat membeli martabak disebuah minimarket yang ada di Imbanagara Ciamis.

Setelah membeli martabak mereka pulang ke rumah pelaku yang terletak di Dusun Warung Wetan RT 06 RW 03, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis pada pukul 22.00 Wib,” ungkap Tony.

Tony menjelaskan, percekcokan tersebut lantaran permasalahan uang. Jadi uang Rp 100 ribu dari hasil parkir tersebut ingin dipegang sama istri sirinya untuk memenuhi kebutuhan dapur, namun pelaku malah menanyakan uang tersebut.

“Dari situlah terjadi percekcokan, awalnya gara-gara uang, pelaku marah dan berbicara dengan kata-kata kasar dan langsung menjambak rambut korban,” ucap dia.

Baca Juga :  Pasar Banjarsari Ciamis Akan Direvitalisasi, Anggaran Capai Rp25 Miliar Lebih

Tidak hanya menjambak, pelaku dengan emosinya lalu menampar pipi kiri korban, ketika terjadi peristiwa tersebut.

Saat itu korban berusaha melawan dengan cara mencekik leher pelaku dan menendangnga kearah perut dan kemaluannya disertai bahasa kasar yang membuat pelaku emosinya semakin tersulut.

Dengan emosi yang begitu memuncak, pelaku melayangkan pukulan kearah wajah korban dan sempat membenturkan kepala korban ke tembok.

Menurut hasil penyelidikan, percekcokan pelaku dengan korban terjadi sekitar 1 jam lamanya, sekitar pukul 22.00 sampai dengan 23.00 Wib.

“Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan tetangganya, sempat terjadi kegaduhan dan juga teriakan, namun suara gaduh pertengkaran tersebut berhenti pada pukul 23 00 Wib,” tutur Tony.

Menurut Tony, dari kasus tersebut, petugas kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya baju yang digunakan oleh pelaku dan korban

Lalu sebuah kain yang telah digunakan oleh pelaku untuk membersihkan darah yang keluar dari wajah korban.

Untuk menanggung perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP atau Pasal 354 ayat (2) KUHP atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara 15 tahun. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya
Dharma Wanita Kemenag Ciamis Gelar Donor Darah Peringati HAB ke-80
Kemenag Ciamis Siapkan Anggaran 2026 yang Efektif dan Tepat Sasaran
Kemenag Ciamis Apresiasi Dukungan Pemda atas Suksesnya Sholawat Kebangsaan
Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Dibuka, Minimal Pendidikan SMA
Pasar Banjarsari Ciamis Akan Direvitalisasi, Anggaran Capai Rp25 Miliar Lebih
BAZNAS Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026
Pemkab Ciamis Bentuk Pansel Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:54 WIB

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:38 WIB

Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:20 WIB

Nusron Wahid Dorong Perubahan Layanan Pertanahan agar Lebih Pasti dan Terukur

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:04 WIB

Sekjen ATR/BPN Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Bedah DIPA

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:52 WIB

Wamen Ossy Dorong Kekompakan dan Transformasi Digital BPN

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:33 WIB

ATR/BPN Terbitkan HGU dan HGB 328 Ribu Hektare untuk Kawasan Swasembada Papua

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:20 WIB

Pemerintah Luncurkan 166 Sekolah Rakyat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:21 WIB

Perkuat Pembinaan PPAT, ATR/BPN Lantik MPPP dan MPPW

Berita Terbaru

Nasional

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:54 WIB

Nasional

Sekjen ATR/BPN Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Bedah DIPA

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:04 WIB

Nasional

Wamen Ossy Dorong Kekompakan dan Transformasi Digital BPN

Minggu, 18 Jan 2026 - 10:52 WIB

error: Content is protected !!