PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 

- Redaktur

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Pengurus Pasundan Istri (PASI) Kota Tasikmalaya periode 2026-2031.

Pelantikan Pengurus Pasundan Istri (PASI) Kota Tasikmalaya periode 2026-2031.

Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pasundan Istri (PASI) Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 resmi dilantik di Aula Binangkit Hotel Mandalawangi, Selasa (7/7/2026).

Kepengurusan baru berkomitmen memperkuat pelestarian budaya Sunda sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan sosial di Kota Tasikmalaya.

Ketua DPC PASI Kota Tasikmalaya, Hj. Elin Herlina, M.Pd., yang kembali dipercaya memimpin organisasi untuk periode kedua, mengatakan pelantikan tersebut merupakan hasil Konferensi Daerah (Konferda) yang telah melalui rangkaian proses organisasi.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah semakin memudarnya nilai-nilai budaya Sunda, baik dalam perilaku maupun penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda.

“Budaya Sunda saat ini mulai mengalami pergeseran. Etika, tata krama, hingga penggunaan bahasa Sunda mulai ditinggalkan. Padahal bahasa Sunda memiliki tingkatan yang mencerminkan penghormatan kepada lawan bicara,” ujarnya.

Elin mengatakan, kepengurusan baru akan memulai langkah dengan melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperkenalkan kembali sejarah dan peran Pasundan Istri kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi yang berdiri sejak 1931 itu merupakan bagian dari organisasi perjuangan yang turut berkontribusi dalam masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ia menjelaskan, PASI mengusung visi mewujudkan perempuan Indonesia yang “cageur, bageur, bener, pinter, singer, jujur, junun, akur, teuneung, dan ludeung” atau dikenal sebagai Dasawaluya. Nilai-nilai tersebut akan menjadi pedoman dalam setiap program organisasi selama lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin

Selain memperkuat pelestarian budaya Sunda, PASI juga akan memperluas pemberdayaan perempuan lintas generasi, termasuk melibatkan generasi Z dan generasi Alfa agar lebih mengenal budaya daerah serta memiliki kepedulian sosial.

“Kami ingin memberikan ruang kepada generasi muda untuk ikut berjuang bersama Pasundan Istri agar nilai-nilai budaya Sunda tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.

Di bidang sosial, Elin menyebut PASI akan terus melanjutkan berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir, seperti pendampingan anak-anak kurang mampu yang belum terjangkau lembaga sosial, pembinaan anak panti, hingga perhatian kepada lanjut usia terlantar melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas.

Ke depan, program pemberdayaan juga akan difokuskan pada ketahanan keluarga. Menurutnya, pendekatan berbasis keluarga dinilai lebih efektif dibandingkan menjangkau masyarakat secara perorangan.

“Kami akan menyusun program sesuai kebutuhan setiap keluarga, mulai dari keluarga yang memiliki balita, remaja hingga lansia, sehingga pembinaan dapat lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin

Saat ini, DPC PASI Kota Tasikmalaya memiliki 134 anggota yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi dalam menjalankan berbagai program sosial, budaya, dan pemberdayaan perempuan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, mengapresiasi kiprah Pasundan Istri dalam menjaga identitas budaya Sunda di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, perkembangan zaman membuat banyak generasi muda mulai tidak mengenal budaya dan kearifan lokal, termasuk berbagai kesenian, kuliner tradisional, maupun produk budaya khas Tasikmalaya.

“Anak-anak sekarang banyak yang sudah tidak mengenal budaya daerah. Ini menjadi tantangan bersama agar identitas budaya Tasikmalaya tetap terjaga,” katanya.

Dicky berharap kepengurusan PASI yang baru mampu menjalankan program yang terarah dan memiliki fokus yang jelas, terutama dalam regenerasi budaya kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan seni dan budaya lokal.

Sebagai informasi, Pasundan Istri (PASI) merupakan organisasi otonom perempuan di bawah naungan Paguyuban Pasundan yang didirikan pada 27 Juni 1931.

Organisasi ini lahir dari gagasan tokoh pergerakan nasional Emma Poeradiredja bersama sejumlah tokoh perempuan Sunda untuk memperjuangkan pendidikan, emansipasi, hak-hak perempuan, serta kesejahteraan sosial masyarakat.

Berita Terkait

Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat
Ijang Faisal Sebut BAZNAS Ciamis Masuk Kategori Terbaik di Jawa Barat
Usai Dilantik, Lili Miftah Siapkan Strategi Baru Pengelolaan Zakat di Ciamis

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 20:12 WIB

BPSDM ATR/BPN Targetkan Lahirkan SDM Pertanahan Berkualitas Lewat Seleksi Taruna STPN

Senin, 6 Juli 2026 - 20:05 WIB

Alih Fungsi Sawah Masih Tinggi, Wamen Ossy Dorong Percepatan Penetapan LP2B

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid: Nasionalisme Abad ke-21 Harus Didukung SDM Unggul dan Kemandirian Bangsa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:29 WIB

ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Berkontribusi Besar terhadap Perekonomian Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:41 WIB

Sekjen ATR/BPN Beberkan Progres Tujuh Layanan Prioritas, HT-El Tembus Rp5.792 Triliun

Senin, 29 Juni 2026 - 20:56 WIB

Ikut Gerakan “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy Tekankan Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!