Aliansi Rakyat Bela Palestina: Dunia Gagal Lindungi Gaza dari Kekejaman Zionis

- Redaktur

Minggu, 6 Oktober 2024 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi bela palestina.

Aksi bela palestina.

Berita Jakarta, Asajabar.com — Aliansi Rakyat Bela Palestina menggelar aksi damai bertajuk “Untukmu Palestina Merdeka” pada hari ini, untuk memperingati satu tahun genosida di Gaza, 76 tahun perlawanan rakyat Palestina, serta 79 tahun dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di lokasi aksi, aliansi menegaskan bahwa selama setahun terakhir, rakyat Gaza telah menghadapi pembantaian yang brutal dan mencengangkan, yang merupakan bagian dari sejarah panjang penjajahan Zionis Israel.

“Rakyat Gaza telah menunjukkan keteguhan dan perlawanan yang luar biasa, menggugah simpati dari seluruh bangsa merdeka di dunia,” ujar perwakilan aliansi.

Namun, mereka juga menyoroti kegagalan dunia dalam melindungi rakyat Gaza dari kekejaman tersebut.

“Ribuan bayi, anak-anak, dan perempuan menjadi korban, tetapi dunia seolah tidak berperikemanusiaan,” tambahnya.

Aliansi tersebut menekankan bahwa sudah 76 tahun rakyat Palestina berjuang melawan penjajahan, dan hubungan solidaritas antara Indonesia dan Palestina telah terjalin sejak jauh sebelum kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :  Nusron Wahid: Nasionalisme Abad ke-21 Harus Didukung SDM Unggul dan Kemandirian Bangsa

“Kami berterima kasih atas keberanian perlawanan Gaza dan berkomitmen untuk meningkatkan upaya membela Palestina merdeka,” kata mereka.

Beberapa poin penting dalam pernyataan sikap Aliansi Rakyat Bela Palestina antara lain:

1. Dukungan untuk Perlawanan Gaza: Mengapresiasi ketahanan dan perjuangan rakyat Gaza dalam mempertahankan tanah mereka.

2. Komitmen untuk Berjuang: Meningkatkan berbagai upaya untuk mendukung Palestina, termasuk aksi unjuk rasa, boikot, dan donasi.

3. Tuntutan kepada Pemerintah Indonesia: Mendesak pemerintah Indonesia untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menolak normalisasi hubungan dengan Israel.

4. Seruan untuk Memboikot Produk Israel: Mengingatkan publik akan pentingnya memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel sebagai bentuk penolakan terhadap kejahatan penjajahan.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Tegaskan Sertipikat Tanah Ulayat Harus Melalui Proses Administrasi yang Lengkap

5. Panggilan untuk PBB dan Amerika: Mendesak PBB untuk mengeluarkan keputusan yang mengikat terhadap Israel dan meminta agar Amerika tidak melakukan veto di Dewan Keamanan PBB.

6. Persaudaraan dengan Gaza: Menawarkan hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Gaza dalam berbagai bentuk, seperti kerjasama antar lembaga dan individu.

Aksi damai ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan aktivis yang menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina. “Kami siap untuk mendukung saudara-saudara kami di Gaza,” tutup pernyataan sikap tersebut.

Aksi ini dikoordinasikan oleh Komite Pengarah yang dipimpin oleh Prof. K.H. M. Din Syamsuddin, dan Komite Eksekutif yang dipimpin oleh DR. KH. M. Zaitun Rasmin. Kedua komite ini terdiri dari berbagai tokoh dan akademisi yang berkomitmen terhadap perjuangan kemanusiaan di Palestina. (GERI/ASAJABAR)

Berita Terkait

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi
ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan
BPSDM ATR/BPN Targetkan Lahirkan SDM Pertanahan Berkualitas Lewat Seleksi Taruna STPN
Alih Fungsi Sawah Masih Tinggi, Wamen Ossy Dorong Percepatan Penetapan LP2B
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Sertipikat Tanah Ulayat Harus Melalui Proses Administrasi yang Lengkap
Nusron Wahid: Nasionalisme Abad ke-21 Harus Didukung SDM Unggul dan Kemandirian Bangsa
ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Berkontribusi Besar terhadap Perekonomian Nasional
Sekjen ATR/BPN Beberkan Progres Tujuh Layanan Prioritas, HT-El Tembus Rp5.792 Triliun

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 20:12 WIB

BPSDM ATR/BPN Targetkan Lahirkan SDM Pertanahan Berkualitas Lewat Seleksi Taruna STPN

Senin, 6 Juli 2026 - 20:05 WIB

Alih Fungsi Sawah Masih Tinggi, Wamen Ossy Dorong Percepatan Penetapan LP2B

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:52 WIB

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Sertipikat Tanah Ulayat Harus Melalui Proses Administrasi yang Lengkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:29 WIB

ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Berkontribusi Besar terhadap Perekonomian Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:41 WIB

Sekjen ATR/BPN Beberkan Progres Tujuh Layanan Prioritas, HT-El Tembus Rp5.792 Triliun

Senin, 29 Juni 2026 - 20:56 WIB

Ikut Gerakan “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy Tekankan Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!