Disdik Ciamis Kembangkan Program Pendidikan Guru Transformatif, Ciptakan Guru Berkualitas dan Inovatif

- Redaktur

Rabu, 4 September 2024 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan Program Pendidikan Guru Transformatif Angkatan III di Aula Disdik Ciamis, Rabu (4/9/2024).

Penutupan Program Pendidikan Guru Transformatif Angkatan III di Aula Disdik Ciamis, Rabu (4/9/2024).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis telah berhasil melaksanakan Program Pendidikan Guru Transformatif, yang kini telah mencapai Angkatan III.

Program ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk memperhatikan aspek psikologi anak dan kemajuan teknologi.

Kepala Disdik Ciamis, Erwan Darmawan, menjelaskan bahwa Program Guru Transformatif bertujuan untuk menghasilkan guru-guru yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan saat ini.

“Program ini bukan sekadar seremoni, tapi bertujuan mendorong guru untuk menerapkan metode baru dan menyebarkan pengetahuan kepada rekan sejawat serta anak didik,” ujar Erwan usai menghadiri penutupan Program Pendidikan Guru Transformatif Angkatan III di Aula Disdik Ciamis, Rabu (4/9/2024).

Baca Juga :  MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Sejak dimulai, program ini telah melibatkan 390 peserta dalam tiga angkatan dan akan terus dilanjutkan. Guru-guru yang terpilih mendapatkan pelatihan khusus dengan modul yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi mereka.

Erwan menegaskan perbedaan mendasar antara Program Guru Transformatif dengan Program Guru Penggerak yang merupakan inisiatif pemerintah pusat.

“Program Guru Penggerak adalah program dari pemerintah pusat, sementara Program Guru Transformatif adalah inovasi lokal yang dikembangkan oleh fasilitator dan pengawas pendidikan di Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

Meski demikian, Erwan menyebut bahwa Program Guru Transformatif tetap mengadopsi beberapa elemen dari Program Guru Penggerak, namun dengan penyesuaian lebih relevan untuk kebutuhan dan kondisi lokal di Ciamis.

“Kami mengadopsi beberapa elemen dari Program Guru Penggerak, namun dengan penyesuaian untuk kondisi lokal,” tambahnya.

Baca Juga :  MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Selain itu, Erwan mengajak seluruh instansi pendidikan di Kabupaten Ciamis untuk bersatu mengatasi berbagai isu negatif, termasuk bullying.

Ia menekankan pentingnya komitmen semua pihak di lingkungan pendidikan untuk melakukan hal-hal positif guna meminimalisir munculnya isu-isu negatif.

“Kami ingin mengajak semua pihak di dunia pendidikan untuk bersatu dan berkomitmen dalam melakukan hal positif agar isu-isu negatif dapat diminimalisir,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Disdik Ciamis akan membentuk tim khusus di setiap satuan pendidikan untuk menangani kasus bullying dan perundungan. Tim ini akan melibatkan komite sekolah, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat setempat, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi seluruh peserta didik. (TONY/NHA/ASAJABAR)

Berita Terkait

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru
MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru
MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif
Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama
MPLS SDN 7 Ciamis Dikemas Seru, Siswa Baru Belajar Sambil Bermain Sejak Hari Pertama
MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan
Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis
Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!