Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Kepulangan jamaah haji asal Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Kloter KJT 4 mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan. Kloter tersebut membawa sebanyak 441 jamaah haji yang sebelumnya dijadwalkan tiba di Tasikmalaya pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan jadwal yang diterima keluarga jamaah, pesawat yang membawa rombongan haji asal Kota Tasikmalaya seharusnya mendarat pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, para jamaah diperkirakan tiba di Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya pada pukul 16.30 WIB.
Namun hingga sore hari, kedatangan jamaah belum juga terealisasi sehingga membuat sejumlah keluarga harus menunggu lebih lama dari jadwal yang telah ditentukan.
Salah seorang keluarga jamaah, Nenah, mengaku telah datang untuk menjemput anggota keluarganya sejak setelah Salat Zuhur. Ia bersama keluarga lainnya menunggu hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, namun rombongan jamaah belum juga tiba.
“Saya sudah menunggu dari setelah Zuhur. Sampai sore sekitar jam lima, jamaah belum datang juga. Informasi terbaru baru saya dapat dari keluarga sekitar pukul 24.00 WIB,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, membenarkan adanya keterlambatan kepulangan jamaah haji Kloter KJT 4.
Saat dikonfirmasi, Husna menyampaikan bahwa keterlambatan terjadi sekitar enam jam dari jadwal semula.
“Delay sekitar enam jam. Kemungkinan jamaah tiba di Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya sekitar pukul 23.00 WIB,” katanya.
Meski terjadi keterlambatan, kondisi lalu lintas di sekitar pusat Kota Tasikmalaya terpantau lancar. Berdasarkan pantauan melalui kamera Area Traffic Control System (ATCS) Kota Tasikmalaya, arus kendaraan di kawasan Simpang Masjid Agung Kota Tasikmalaya hingga sore hari tidak menunjukkan adanya kepadatan yang signifikan.
Sejumlah keluarga jamaah tetap bertahan di lokasi penjemputan sambil menunggu kedatangan rombongan haji yang baru diperkirakan tiba pada malam hari. Keterlambatan tersebut membuat momen penyambutan jamaah haji berlangsung lebih lama dari yang telah dijadwalkan sebelumnya.













