Kementerian ATR/BPN Serap 33,75 Persen Anggaran Triwulan I 2025

- Redaktur

Selasa, 22 April 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa serapan anggaran Kementerian ATR/BPN pada triwulan I tahun 2025 telah mencapai 33,75 persen dari pagu efektif sebesar Rp4,44 triliun. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR, Senin (21/4/2025).

“Realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN saat ini sebesar Rp1,49 triliun atau 33,75 persen. Sedangkan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp880 miliar atau 27,40 persen,” jelas Menteri Nusron.

Legalisasi hak atas tanah tetap menjadi program prioritas Kementerian ATR/BPN. Hingga pertengahan April 2025, sebanyak 121,64 juta bidang tanah telah terdaftar atau sekitar 94,4 persen dari target nasional sebanyak 126 juta bidang.

Baca Juga :  Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027

“Kami juga memprioritaskan pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah. Saat ini, sertipikat yang telah diterbitkan mencakup 267.994 bidang tanah wakaf dan 8.226 bidang rumah ibadah,” tambahnya.

Di tengah upaya efisiensi anggaran, Kementerian ATR/BPN tetap melaksanakan program strategis, termasuk peluncuran program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASP) yang didanai oleh Bank Dunia. Program senilai USD 653 juta ini akan berlangsung selama lima tahun dan melibatkan Kementerian Dalam Negeri serta Badan Informasi Geospasial.

ILASP ditujukan untuk mempercepat penataan ruang yang responsif terhadap perubahan iklim, penguatan hak atas tanah, serta penataan kawasan, termasuk sosialisasi pendaftaran tanah ulayat, percepatan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta pengukuran batas-batas wilayah hutan, transmigrasi, dan Area Penggunaan Lain (APL) untuk mencegah konflik lahan.

Baca Juga :  Kunjungi Humbahas, Wamen ATR/BPN Serahkan Sertipikat Elektronik dan Tekankan Pentingnya Validitas Data

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Kementerian ATR/BPN. Ia menilai kementerian berhasil menjawab berbagai tantangan pertanahan di tengah sorotan publik, termasuk isu Hak Guna Bangunan (HGB) di atas laut.

“Kami menyaksikan langsung kinerja dan capaian Kementerian ATR/BPN, baik selama 100 hari kerja maupun dalam lima tahun terakhir. Termasuk penanganan atas banyak kebun sawit yang belum memiliki Hak Guna Usaha (HGU), sebagaimana dilaporkan menteri pada Rapat Dengar Pendapat sebelumnya,” ujarnya.

Rapat kerja ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Berita Terkait

Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Kunjungi Kanwil BPN Sumut, Ossy Dermawan Soroti Komitmen Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:20 WIB

Menjelang Tahun Baru 2024, Dishub dan BNN Ciamis Gencarkan Pemeriksaan Angkutan Umum

Selasa, 20 Desember 2022 - 13:38 WIB

IAID Ciamis Raih 5 Penghargaan PTKIS Wilayah II Jawa Barat

Selasa, 20 Desember 2022 - 13:24 WIB

Bupati Ciamis Sebut Akan Suport Badan Ad Hoc dari Segi Anggaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!