Masyarakat Ciamis Diminta Jauhi Praktik Serangan Fajar Jelang Pemilu 2024

- Redaktur

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH. Saeful Ujun.

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH. Saeful Ujun.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Praktik serangan fajar atau money politic yang marak terjadi menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendapat sorotan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, KH. Saeful Ujun.

Ia menegaskan bahwa praktik tersebut bertentangan dengan ajaran Islam dan dapat merusak pesta demokrasi.

“Serangan fajar adalah upaya yang dilakukan oleh calon kandidat Pemilu untuk mempengaruhi pilihan pemilih dengan memberikan uang atau barang.

“Ini jelas haram, baik bagi yang memberi maupun yang menerima,” ujar KH. Saeful Ujun kepada Asajabar.com, Jumat (9/2/2024).

Ia menjelaskan bahwa ada perbedaan antara uang sogok dan sedekah. Uang sogok adalah uang yang diberikan dengan tujuan tertentu, misalnya agar pemilih memilih kandidat yang ditunjuk oleh pemberi. Sedangkan sedekah adalah uang yang diberikan tanpa syarat, hanya karena rasa kasih sayang atau kepedulian.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

“Jika kita menerima uang atau barang dari calon kandidat, kita harus pastikan dulu, apakah itu uang sogok atau sedekah. Jika itu uang sogok, maka kita harus menolaknya, karena itu haram. Jika itu sedekah, maka kita boleh menerimanya, asalkan kita tidak terikat dengan pilihan si pemberi,” paparnya.

KH. Saeful Ujun mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa yang menyogok dan yang disogok sama-sama berdosa.

Ia mengimbau kepada masyarakat Ciamis untuk tidak terlibat dalam praktik serangan fajar, karena itu dapat merugikan diri sendiri dan bangsa.

Baca Juga :  Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

“5 hari lagi kita akan menghadapi pencoblosan di TPS. Mari kita jadikan Pemilu ini sebagai ajang untuk menentukan nasib bangsa dengan aman, tertib, dan damai.

Jangan sampai kita bermusuhan karena berbeda pilihan. Mari kita jaga tali silaturahmi dan ukhuwah kita,” ajaknya.

Ia juga mengapresiasi semua calon kandidat Pemilu yang telah berjuang untuk memajukan Indonesia. Ia yakin bahwa siapapun yang terpilih nanti, mereka adalah orang-orang terbaik, hebat, dan cinta tanah air.

“Kita harus menghormati dan mendukung siapapun yang terpilih nanti, karena mereka adalah anak bangsa yang akan membawa Indonesia menjadi lebih baik ke depan. Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi bangsa kita,” pungkasnya. (TONY/ASAJABAR)

 

Berita Terkait

PKS Ciamis Tebar Ratusan Ikan, Warga Antusias Ikuti Mancing Gratis
Aksi Aliansi Ormas di Pendopo Indramayu Minta Klarifikasi Pernyataan Staf Khusus Bupati
Ratusan Warga Hadiri Syukuran Kemenangan Kuwu Rancahan Terpilih
Pleno Pilwu Babakan Jaya Tetapkan Masirin sebagai Pemenang dengan Selisih 665 Suara
Golkar Ciamis Rayakan HUT ke-61, Perkuat Komitmen Kebersamaan dan Sinergi dengan Pemerintah
Estafet Kepemimpinan PKS Ciamis Resmi Beralih ke Didi Sukardi
PKS Tetapkan Struktur Baru, Ini Respons Miranti Mayangsari
DPD PKS Ciamis Gelar Musyawarah Cabang Serentak, Lantik Pengurus DPC 2025–2028

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB

Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!