Menteri ATR/BPN dan Panglima TNI Tingkatkan Kerja Sama Tangani Konflik Pertanahan

- Redaktur

Selasa, 12 November 2024 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN saat bertemu dengan Pamgliman TNI.

Menteri ATR/BPN saat bertemu dengan Pamgliman TNI.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid melakukan kunjungan resmi ke Gedung Subden Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Jakarta, Senin (11/11/2024).

Kedatangan Menteri Nusron disambut langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto dalam sebuah upacara kehormatan.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara Kementerian ATR/BPN dan TNI dalam penanganan konflik pertanahan yang semakin kompleks, terutama yang melibatkan mafia tanah.

Menteri Nusron menyampaikan undangan kepada Panglima TNI untuk hadir dan memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan yang akan digelar oleh Kementerian ATR/BPN dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat

Selain itu, Menteri Nusron meminta agar TNI melaporkan aset-aset tanah bermasalah yang terkait dengan korporasi, kelompok masyarakat, maupun perseorangan.

Upaya ini dilakukan untuk menertibkan dan mengamankan aset milik TNI, sehingga penanganannya dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Panglima TNI Agus Subiyanto menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian ATR/BPN dalam mengelola urusan pertanahan, khususnya yang berkaitan dengan aset-aset milik TNI.

Agus juga mengapresiasi komitmen kementeriamenyerin dalam menangani sengketa pertanahan, terutama yang melibatkan institusi TNI.

Baca Juga :  Kinerja dan Inovasi Diakui, ATR/BPN Borong Penghargaan Sepanjang 2025

Dalam pertemuan ini, Menteri Nusron didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Iljas Tedjo Prijono, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Harison Mocodompis.

Sementara dari pihak TNI, hadir pula Kepala Staf Umum TNI, Asisten Intelijen, Asisten Operasi, Asisten Personel, Asisten Logistik Panglima TNI, dan Kababinkum TNI.

Kegiatan ini menandai langkah konkret Kementerian ATR/BPN dan TNI dalam menghadapi tantangan permasalahan pertanahan di Indonesia, dengan harapan menciptakan sinergi antar-lembaga dalam penyelesaian konflik tanah demi kemaslahatan bangsa.

Berita Terkait

Kinerja dan Inovasi Diakui, ATR/BPN Borong Penghargaan Sepanjang 2025
Kementerian ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah untuk Pembangunan Desa
Awal 2026, ATR/BPN Targetkan Perbaikan Jutaan Peta Bidang Tanah Lama
Sekjen ATR/BPN Paparkan Capaian Program 2025, Sejumlah Target Lampaui 100 Persen
Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat
Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah
Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM
Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:37 WIB

Kinerja dan Inovasi Diakui, ATR/BPN Borong Penghargaan Sepanjang 2025

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:29 WIB

Kementerian ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah untuk Pembangunan Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:14 WIB

Sekjen ATR/BPN Paparkan Capaian Program 2025, Sejumlah Target Lampaui 100 Persen

Senin, 19 Januari 2026 - 14:58 WIB

Capaian PTSL 2025 Capai 100 Persen, ATR/BPN Catat 97,4 Juta Bidang Tanah Bersertipikat

Senin, 19 Januari 2026 - 14:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Targetkan Percepatan Pendaftaran 6 Juta Bidang Tanah

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:54 WIB

Nusron Wahid Tekankan Evaluasi Dampak Pelatihan SDM

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:38 WIB

Tingkatkan Layanan Pertanahan, Nusron Wahid Dorong Sinkronisasi Loket dan Back Office

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:20 WIB

Nusron Wahid Dorong Perubahan Layanan Pertanahan agar Lebih Pasti dan Terukur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!