Reforma Agraria di Lebak: Tanah Jadi Sumber Kehidupan dan Harapan Baru

- Redaktur

Kamis, 25 September 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Lebak, Asajabar.com – Reforma Agraria membawa perubahan nyata bagi masyarakat Desa Gunung Anten, Kabupaten Lebak, Banten. Sejak menerima sertipikat hak komunal seluas 127 hektare pada Oktober 2023, warga setempat semakin produktif mengelola tanah sekaligus bergotong royong membangun desa.

Omo, seorang petani sekaligus anggota Pergerakan Petani Banten (P2B), mengaku terharu saat menerima sertipikat. Baginya, sertipikat bukan sekadar dokumen, melainkan simbol pengakuan negara atas hak petani kecil.

“Waktu menerima sertipikat, saya sampai menangis karena perjuangan ini tidak mudah. Banyak yang bilang tidak mungkin, tapi alhamdulillah akhirnya dapat. Sejak ada pengakuan dari pemerintah, kita tidak ragu lagi mengelola tanah,” ungkap Omo saat ditemui di rumahnya, Selasa (23/09/2025).

Baca Juga :  Tak Perlu ke Kantor, Masyarakat Bisa Cek Data Sertipikat via Aplikasi Sentuh Tanahku

Menurutnya, kepastian hukum membuat masyarakat lebih percaya diri merencanakan keberlanjutan usaha tani. “Kalau dulu hasilnya seribu perak, sekarang bisa jadi dua ribu. Tanah ini sudah milik kita, tinggal kemauan kita mengelola,” tambahnya.

Dua tahun pasca menerima sertipikat, masyarakat mulai membangun fasilitas bersama, seperti masjid, musala, tempat pembibitan, hingga penginapan sederhana untuk tamu desa. “Tanah ini bukan untuk dijual, tapi untuk kehidupan anak cucu. Ini hasil perjuangan bersama,” tegas Omo.

Baca Juga :  Disaksikan Wamen ATR/BPN, Penertiban Kawasan Hutan Selamatkan Keuangan Negara Rp11,42 Triliun

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lebak, Alkadri, mengingatkan agar sertipikat tanah dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan. “Bagi masyarakat yang sudah mendapatkan sertipikat, mereka kini memiliki kepastian hukum. Silakan dikelola dengan sebaik mungkin,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga membuka ruang komunikasi bagi warga yang membutuhkan pendampingan, termasuk akses ke permodalan dan pengembangan usaha. “Jika membutuhkan bantuan, masyarakat bisa berkomunikasi dengan pemerintah daerah, baik desa, kecamatan, maupun kabupaten. Termasuk untuk pengajuan pinjaman modal melalui jalur perbankan,” jelas Alkadri.

Berita Terkait

ATR/BPN Percepat Penyelesaian Berkas, Nusron Instruksikan Target Zero Backlog
Dorong Transformasi Digital, ATR/BPN Libatkan Humas Antarinstansi Lewat Forum Bakohumas
Dorong Transformasi Digital, ATR/BPN Libatkan Humas Antarinstansi Lewat Forum Bakohumas
Transformasi STPN ke Ikatan Dinas, Solusi Kebutuhan SDM Pertanahan
Tak Perlu ke Kantor, Masyarakat Bisa Cek Data Sertipikat via Aplikasi Sentuh Tanahku
Lawan Mafia Tanah, Warga Bantul Akhirnya Dapatkan Kembali Hak atas Tanahnya
Nusron Ajak Ulama Perkuat Peran Strategis untuk Ekonomi dan Pendidikan Umat
Tanpa Naikkan Pajak, Sinkronisasi Data Pertanahan-Pajak Dongkrak PBB

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:21 WIB

Komisariat 02 Ciamis Siapkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Kabupaten

Kamis, 23 April 2026 - 19:06 WIB

Gali Potensi Siswa, Komisariat 05 Ciamis Gelar Empat Ajang Sekaligus

Kamis, 23 April 2026 - 16:25 WIB

Dua Hari, SMPN 2 Ciamis Suguhkan Gelar Karya Berbasis Budaya Nusantara

Selasa, 21 April 2026 - 09:58 WIB

Dua Siswi SDN 7 Ciamis Sabet Medali Emas di BMW Championship

Senin, 20 April 2026 - 11:27 WIB

PPDB MAN 6 Ciamis Dibuka, Tawarkan Program Bahasa Jepang dan Mandarin

Jumat, 10 April 2026 - 13:37 WIB

Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:33 WIB

Hebat! Suci Nurani Raih Gelar Juara di JSSL Singapore, Harumkan Nama Ciamis

Rabu, 8 April 2026 - 20:29 WIB

Tsaka Competition IV, Strategi MTsN 2 Ciamis Jaring Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!