Reforma Agraria Dongkrak Ekonomi Warga Pandeglang

- Redaktur

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Pandeglang, Asajabar.com – Reforma Agraria tidak hanya memberi kepastian hukum atas tanah, tetapi juga membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal itu tampak di Desa Bandung, Kabupaten Pandeglang, yang mengelola objek Desa Wisata Bukit Sinyonya. Pada Januari 2025 lalu, desa ini ditetapkan sebagai salah satu Kampung Reforma Agraria terbaik.

Pengelola Bukit Sinyonya, Asep Adam (25), menyampaikan bahwa potensi ekonomi desanya sudah ada sejak lama, tetapi sulit berkembang tanpa adanya pemberdayaan dari program Reforma Agraria. Program tersebut dinilai mampu melibatkan generasi muda untuk mengelola potensi desa secara produktif dan berkelanjutan.

“Kalau tidak dikemas dengan baik, tidak ada keberlanjutan. Tidak akan ada regenerasi. Misalnya, penganyam dari dulu ibu-ibu sudah ada, tapi sekarang mereka sudah sepuh, anak mudanya tidak ada yang mau meneruskan. Dengan adanya desa wisata ini, anak muda mulai tertarik,” jelas Asep saat ditemui di Bukit Sinyonya, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sejak diresmikan sebagai Kampung Reforma Agraria pada 2023, kreativitas generasi muda terus tumbuh. Para pengrajin anyaman yang semula hanya membuat tas pandan sederhana, kini mampu berinovasi menghasilkan produk baru, seperti sepatu berbahan pandan hingga tas dengan desain kekinian.

“Yang awalnya ibu-ibu cuma bisa bikin tas, tapi setelah dilatih bersama anak-anak muda, kreativitasnya lebih tinggi. Ragam produk bertambah, nilai jualnya juga meningkat,” tambah Asep yang kini menempuh studi di Prodi Pariwisata, Universitas Terbuka Serang.

Perubahan juga terjadi pada peran para pengrajin. Mereka kini bukan hanya memproduksi, tetapi juga menjadi instruktur bagi masyarakat dan wisatawan.

“Sekarang kami tidak hanya menjual produk, tapi juga mengajarkan. Yang awalnya cuma pengrajin biasa, sekarang bisa jadi instruktur,” kata Asep.

Baca Juga :  Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Hal ini dirasakan langsung oleh masyarakat desa. Ani (52), seorang pengrajin, mengaku keterampilan menganyam telah menjadi sumber penghidupan keluarganya.

“Dulu kehidupan kami hanya dari hutan ke rumah, menganyam. Dari kecil saya sudah bisa menganyam. Sekarang, dari hasil menganyam, saya bisa beli sepatu baru, bahkan sedikit banyak membantu biaya kuliah anak,” ungkapnya.

Ani menambahkan, keberadaan Reforma Agraria membuat masyarakat lebih mudah mengelola tanah dan sumber daya desa, sekaligus memperluas jejaring kerja sama.

“Saat ini kami sudah berkolaborasi dengan universitas, pihak swasta, dan pemerintah daerah untuk terus mendukung serta meningkatkan desa wisata kami,” pungkasnya.

Kini, Desa Wisata Bukit Sinyonya menjadi bukti bahwa Reforma Agraria tidak hanya soal kepemilikan tanah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat untuk mengelola potensi lokal, meningkatkan kreativitas, dan menggerakkan perekonomian desa.

Berita Terkait

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat
Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik
Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi
130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat
Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah
ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik
ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat
Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:13 WIB

Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:20 WIB

130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!