Ribuan Buruh Siap Gelar Aksi Damai Kawal Putusan MK tentang UU Cipta Kerja

- Redaktur

Minggu, 3 November 2024 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo buruh.

Demo buruh.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Presiden Serikat Pekerja Indonesia (SPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengumumkan bahwa ribuan buruh akan menggelar aksi damai pada Desember 2024 di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) serta di berbagai daerah di Indonesia.

Aksi ini bertujuan mengawal putusan MK terkait uji materi Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap mengandung pasal-pasal yang merugikan pekerja.

Gugatan ini diajukan oleh Partai Buruh bersama sejumlah serikat buruh, termasuk KSPI, KSPSI AGN, KBI, ESPMI, dan perwakilan buruh outsourcing yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Putusan ini sangat krusial bagi masa depan dunia kerja di Indonesia, mengingat banyaknya pasal dalam UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan pekerja,” ujar Said Iqbal.

Said Iqbal menyatakan bahwa KSPI dan Partai Buruh mendesak MK untuk mengabulkan seluruh petitum yang diajukan.

Baca Juga :  Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas

“Kami meminta MK menghapus aturan yang merugikan, seperti upah murah, outsourcing seumur hidup, PHK yang dipermudah, pesangon rendah, kontrak kerja tanpa batas waktu, masuknya tenaga kerja asing tanpa izin, serta penghapusan hak cuti panjang dan cuti melahirkan dengan upah penuh,” jelasnya.

Salah satu isu yang disorot adalah praktik PHK yang kini dapat dilakukan melalui pesan singkat.

“Bahkan, sekarang PHK bisa dilakukan hanya lewat WhatsApp dan disetujui oleh Dinas Tenaga Kerja. Ini jelas kebijakan neoliberal yang sangat merugikan buruh,” tambah Said Iqbal.

Selain itu, kebijakan pesangon rendah dalam UU Cipta Kerja juga menjadi sorotan. Di aturan lama, pekerja yang di-PHK berhak mendapatkan pesangon hingga dua kali lipat, namun kini hanya diberikan 0,5 kali pesangon.

Baca Juga :  Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

“Buruh yang telah bekerja bertahun-tahun hanya mendapat sekitar 10 juta rupiah. Ini bentuk kapitalisme eksploitatif,” tegasnya.

Saat pembacaan putusan, ribuan buruh dari berbagai sektor industri akan berkumpul di depan MK. Said Iqbal juga meminta pihak kepolisian agar tidak melakukan penyekatan di area Patung Kuda.

“Kami hanya ingin mengawal putusan MK dan mencari keadilan. Ini aksi damai dan konstitusional,” ujarnya.

Aksi serupa akan digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia, seperti kantor gubernur, bupati, wali kota, atau DPRD di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Batam, Makassar, Banjarmasin, Gorontalo, dan wilayah industri lainnya.

Ribuan buruh dari sektor otomotif, elektronik, farmasi, kesehatan, transportasi, hingga garmen akan terlibat dalam aksi ini. Secara keseluruhan, diperkirakan puluhan ribu buruh akan berpartisipasi di seluruh Indonesia. (GERI)

Berita Terkait

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan
Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik
Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas
Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi
ATR/BPN Perluas Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS di Kantor Pertanahan
Wamen ATR/BPN Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Berkolaborasi Wujudkan Visi Kota 2045
Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi
Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:27 WIB

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WIB

Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik

Senin, 2 November 2026 - 16:41 WIB

Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas

Senin, 2 November 2026 - 16:36 WIB

Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 16:25 WIB

Wamen ATR/BPN Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Berkolaborasi Wujudkan Visi Kota 2045

Senin, 2 November 2026 - 16:20 WIB

Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 11:37 WIB

Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare melalui Program ILASPP 2025–2029

Berita Terbaru

error: Content is protected !!