STPN Cetak Ahli Pertanahan, Wamen ATR/BPN Tekankan Karakter dan Pengabdian

- Redaktur

Jumat, 12 September 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) sejak berdiri pada 1963 memiliki peran penting sebagai kawah candradimuka dalam mencetak tenaga ahli di bidang pertanahan dan tata ruang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, saat menutup kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Taruna Baru (PKKTB) Program Diploma IV Pertanahan Tahun 2025, Kamis (11/9/2025).

Dalam arahannya secara daring, Ossy menekankan bahwa STPN bukan hanya tempat menuntut ilmu, melainkan juga arena pembentukan karakter dan kepemimpinan.

“STPN ini bukan sekadar proses menuntut ilmu, melainkan juga pembentukan karakter dan kepemimpinan, serta menjadi panggilan pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Baca Juga :  Nusron Ajak Ulama Perkuat Peran Strategis untuk Ekonomi dan Pendidikan Umat

Ia mengingatkan, peran lulusan STPN tidak sekadar membagikan sertipikat tanah, tetapi juga memastikan pelayanan pertanahan berlandaskan integritas dan keadilan. Menurutnya, taruna dituntut memiliki kompetensi, karakter, serta tanggung jawab moral dalam mengelola sumber daya agraria.

“Anak-anakku sekalian, sebagai calon profesional dan pemimpin di bidang agraria, kalian nantinya tidak hanya mempelajari teknis dan hukum pertanahan, tetapi juga memahami filosofi, nilai keadilan, serta keberpihakan kepada rakyat,” pesan Ossy.

Dalam kesempatan itu, Wamen ATR/Waka BPN menitipkan tiga nilai utama yang harus dipegang teguh taruna STPN, yakni integritas, profesionalisme, dan empati.

Baca Juga :  Tak Perlu ke Kantor, Masyarakat Bisa Cek Data Sertipikat via Aplikasi Sentuh Tanahku

“Integritas adalah modal utama. Tanpa integritas, ilmu setinggi apa pun bisa disalahgunakan. Kedua, profesionalisme, yaitu menguasai teknis, hukum pertanahan, tata ruang, serta teknologi, sehingga mampu melaksanakan tugas secara akuntabel. Ketiga, empati. Empati membuat ilmu tidak kering, karena setiap keputusan akan dipandu oleh hati nurani,” tegasnya.

Ossy menambahkan, kombinasi tiga nilai tersebut akan melahirkan insan pertanahan dan tata ruang yang berkompeten, dipercaya masyarakat, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Berita Terkait

ATR/BPN Percepat Penyelesaian Berkas, Nusron Instruksikan Target Zero Backlog
Dorong Transformasi Digital, ATR/BPN Libatkan Humas Antarinstansi Lewat Forum Bakohumas
Dorong Transformasi Digital, ATR/BPN Libatkan Humas Antarinstansi Lewat Forum Bakohumas
Transformasi STPN ke Ikatan Dinas, Solusi Kebutuhan SDM Pertanahan
Tak Perlu ke Kantor, Masyarakat Bisa Cek Data Sertipikat via Aplikasi Sentuh Tanahku
Lawan Mafia Tanah, Warga Bantul Akhirnya Dapatkan Kembali Hak atas Tanahnya
Nusron Ajak Ulama Perkuat Peran Strategis untuk Ekonomi dan Pendidikan Umat
Tanpa Naikkan Pajak, Sinkronisasi Data Pertanahan-Pajak Dongkrak PBB

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:21 WIB

Komisariat 02 Ciamis Siapkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Kabupaten

Kamis, 23 April 2026 - 19:06 WIB

Gali Potensi Siswa, Komisariat 05 Ciamis Gelar Empat Ajang Sekaligus

Kamis, 23 April 2026 - 16:25 WIB

Dua Hari, SMPN 2 Ciamis Suguhkan Gelar Karya Berbasis Budaya Nusantara

Selasa, 21 April 2026 - 09:58 WIB

Dua Siswi SDN 7 Ciamis Sabet Medali Emas di BMW Championship

Senin, 20 April 2026 - 11:27 WIB

PPDB MAN 6 Ciamis Dibuka, Tawarkan Program Bahasa Jepang dan Mandarin

Jumat, 10 April 2026 - 13:37 WIB

Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:33 WIB

Hebat! Suci Nurani Raih Gelar Juara di JSSL Singapore, Harumkan Nama Ciamis

Rabu, 8 April 2026 - 20:29 WIB

Tsaka Competition IV, Strategi MTsN 2 Ciamis Jaring Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!