Wamen ATR/BPN dan Menko AHY Resmikan Stasiun Whoosh Karawang, Era Baru Transportasi Dimulai

- Redaktur

Kamis, 26 Desember 2024 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian pengoperasian Stasiun Whoosh Karawang pada Selasa (24/12/2024).

Peresmian pengoperasian Stasiun Whoosh Karawang pada Selasa (24/12/2024).

Berita Karawang, Asajabar.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (Wamen ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri peresmian pengoperasian Stasiun Whoosh Karawang pada Selasa (24/12/2024).

Acara ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam sambutannya, Menko AHY menyampaikan bahwa kehadiran Stasiun Whoosh Karawang akan menjadi solusi transportasi yang signifikan untuk mempersingkat waktu perjalanan antara Jakarta dan Karawang.

Baca Juga :  Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

“Waktu tempuh dari Stasiun Whoosh Halim ke Stasiun Whoosh Karawang hanya sekitar 15 menit, jauh lebih cepat dibandingkan moda transportasi darat seperti mobil yang memerlukan waktu sekitar 1,5 jam,” ujar AHY.

Selain itu, perjalanan dari Stasiun Whoosh Karawang ke Stasiun Whoosh Padalarang juga hanya memakan waktu 20 menit. Sebagai perbandingan, jika menggunakan kendaraan pribadi, rute tersebut membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

Pada peresmian tersebut, Wamen Ossy Dermawan, bersama Menko AHY dan sejumlah menteri serta wakil menteri lainnya, turut mencoba fasilitas tap-in untuk pertama kalinya di Stasiun Whoosh Karawang.

Baca Juga :  KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Dalam kesempatan itu, Wamen Ossy didampingi oleh Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Dirjen PTPP), Embun Sari.

Stasiun Whoosh Karawang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap konektivitas dan perekonomian regional, sekaligus mendorong efisiensi perjalanan masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta cepat tersebut.

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!