Workshop Pencegahan Kekerasan di Sekolah, Upaya Disdik Ciamis Tingkatkan Kualitas Pendidikan

- Redaktur

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Workshop pencegahan perundungan, pelecehan, dan intoleransi bagi 250 guru PAUD, SD, dan SMP di Aula Stikes Muhammadiyah, Rabu (24/01/2024).

Workshop pencegahan perundungan, pelecehan, dan intoleransi bagi 250 guru PAUD, SD, dan SMP di Aula Stikes Muhammadiyah, Rabu (24/01/2024).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis menggelar workshop pencegahan perundungan, pelecehan, dan intoleransi bagi 250 guru PAUD, SD, dan SMP di Aula Stikes Muhammadiyah, Rabu (24/01/2024).

Workshop ini merujuk pada Permendikbud No.46 Tahun 2023 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan akan membawa kemajuan bagi kehidupan bangsa dan negara.

Ia juga berpesan kepada para guru untuk tidak melepaskan peran dan tanggung jawab mereka terhadap peserta didik, terutama di era digitalisasi yang dapat membawa dampak baik dan buruk.

“Digitalisasi pada saat ini dapat membawa dampak baik juga buruk, sehingga medsos peserta didik jangan luput dari pantauan bapak ibu semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Retribusi Wisata Ciamis Capai 80 Persen hingga Oktober 2026, Situ Lengkong Panjalu Jadi Penyumbang Terbesar

Ia juga mengajak para guru untuk memberikan suri tauladan yang baik kepada generasi penerus bangsa.

“Bapak ibu semua harus memberikan suri tauladan yang baik kepada generasi kita yang akan datang,” katanya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dr. H. Wasdi menyampaikan bahwa workshop ini didominasi oleh guru bimbingan konseling (BK) yang diharapkan dapat menjalankan target workshop di sekolahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor pelayanan mendasar yang menjadi prioritas pemerintah Kabupaten Ciamis.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Ciamis adalah membentuk Tim Penanggulangan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan yang ada di tiap kecamatan.

Baca Juga :  Menuju Satu Abad Darussalam Ciamis, Peluncuran Logo Dirangkaikan dengan Bimbingan Remaja Usia Nikah

TPPK terdiri dari guru, komite, dan masyarakat yang bertugas untuk melakukan pendampingan khusus kepada korban kekerasan, baik secara psikologis maupun hukum.

“Kami berharap dengan adanya TPPK, kasus-kasus kekerasan di sekolah dapat dicegah dan ditangani dengan baik, sehingga tidak merugikan peserta didik dan tidak mengganggu proses belajar mengajar,” ujar Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Ciamis, Dra. Tetet Widiyanti.

Selain itu, Disdik Ciamis juga melaksanakan proyek penguatan profil pelajar pancasila sebagai antisipasi kasus perundungan atau bullying di sekolah.

Proyek ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila kepada para pelajar, sehingga mereka dapat bersikap toleran, saling menghormati, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain,” kata Tetet. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Cegah Pernikahan Dini, Siswa MAN 1 Ciamis Dibekali Bimbingan Remaja Usia Nikah
Menuju Satu Abad Darussalam Ciamis, Peluncuran Logo Dirangkaikan dengan Bimbingan Remaja Usia Nikah
STIKes Muhammadiyah Ciamis Wisuda 235 Lulusan, Siap Bertransformasi Menjadi Universitas
Kalahkan Persaingan di Tingkat Provinsi, Dua Siswa Ciamis Melaju ke OMI Nasional 2026
RA Generasi Rabbani Ciamis Edukasi Orang Tua soal Pola Asuh
33 Peserta Wakili Ciamis di OMI Tingkat Jawa Barat, Bidik Tiket ke Nasional
Membangun Ekosistem Tata Kelola Zakat yang Terintegrasi dan Berkelanjutan
10.000 Anak Ikuti Peragaan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Ciamis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Tak Perlu Tinggalkan Pekerjaan, Warga Bojonegoro Manfaatkan Layanan PELATARAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Kantor Pertanahan Karawang Terbakar, ATR/BPN dan Pemkab Siapkan Layanan Sementara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Kementerian ATR/BPN dan PANRB Bahas Penguatan Kelembagaan BRAN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Dukung Iklim Investasi, BPN Banten Catat 3,75 Juta Bidang Tanah Bersertipikat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Dari UPZ Desa Menuju Kemandirian Umat, BAZNAS Ciamis Bawa Terobosan Zakat ke Rakornas 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Hadirkan Layanan Pertanahan Lebih Dekat, ATR/BPN Dekat Disambut Positif Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Dari One Map ke One Parcel, Wamen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Ekosistem Informasi Pertanahan Terintegrasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Urus Sertipikat Tanah Kini Lebih Terencana, Warga Halmahera Barat dan Tanjung Jabung Timur Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!