Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat pelayanan pertanahan melalui konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Konsep MPP sendiri merupakan integrasi layanan pemerintah pusat dan daerah dalam satu lokasi guna memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai jenis pelayanan publik, termasuk layanan pertanahan.
Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menyatakan bahwa pihaknya telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan MPP karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pertanahan.
“Kementerian ATR/BPN sudah banyak berpartisipasi dalam MPP. Kami memastikan layanan di MPP semakin optimal dan selaras dengan standar serta kebijakan pelayanan publik nasional,” ujarnya saat membuka webinar penguatan penyelenggaraan pelayanan pertanahan di MPP, Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan MPP yang mengacu pada penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam MPP, seperti dengan Kementerian Keuangan maupun pemerintah daerah.
Selain itu, kualitas pelayanan juga menjadi fokus utama yang harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan terstruktur agar setiap loket pelayanan ATR/BPN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalu Agung Darmawan menekankan pentingnya kesamaan persepsi di seluruh jajaran ATR/BPN dalam penyelenggaraan MPP. Ia juga meminta seluruh satuan kerja, termasuk kantor pertanahan di daerah, untuk lebih responsif dalam memastikan layanan berjalan optimal.
Sementara itu, narasumber dari Kementerian PANRB, Yanuar Ahmad, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terdapat 305 MPP yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, ATR/BPN telah berpartisipasi di 239 MPP, menjadikannya salah satu instansi dengan tingkat kehadiran tinggi, setelah BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
“Kami terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di MPP. Kehadiran MPP juga mendapat respons positif dari masyarakat,” ujarnya.
Webinar yang diikuti sekitar 500 peserta ini dibuka oleh Norman Subowo. Turut hadir sebagai narasumber, Einstein Al Makarima.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan pertanahan di Mal Pelayanan Publik semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, mudah, dan terintegrasi.













