Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

- Redaktur

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembinaan dan pendampingan tata kelola keuangan dari Inspektorat I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

Pembinaan dan pendampingan tata kelola keuangan dari Inspektorat I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kelompok Kerja Tata Usaha (KKTU) MTs dan MA Kabupaten Ciamis mendapat pembinaan dan pendampingan tata kelola keuangan dari Inspektorat I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Darussalam Ciamis, Sabtu (11/4/2026).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, menyampaikan bahwa jumlah lembaga madrasah di Kabupaten Ciamis tergolong besar, bahkan menjadi salah satu yang terbanyak di Jawa Barat. Ia merinci, terdapat ratusan lembaga mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA).

“Secara keseluruhan hampir mencapai lebih dari 700 lembaga madrasah, mulai dari RA hingga MAN. Ini menjadi potensi besar sekaligus tantangan dalam pengelolaan administrasi, termasuk keuangan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi terbentuknya KKTU MTs dan MA di Kabupaten Ciamis yang dinilai sebagai yang pertama di Indonesia. Menurutnya, keberadaan KKTU harus mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan keuangan madrasah.

Asep menekankan pentingnya kegiatan pembinaan tersebut sebagai upaya memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan di lingkungan madrasah. Ia mengakui, selama ini masih terdapat kendala di lapangan, seperti perbedaan persepsi antar pemeriksa serta keterbatasan sumber daya manusia (SDM), terutama terkait penunjukan bendahara.

Baca Juga :  MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

“Seringkali aturan dipersepsikan berbeda oleh masing-masing pemeriksa. Di sisi lain, kami juga dihadapkan pada keterbatasan SDM, terutama ketika aturan mensyaratkan pengelola keuangan harus dari ASN,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyoroti adanya tekanan kepentingan tertentu yang kerap dihadapi pengelola keuangan. Oleh karena itu, pihaknya meminta arahan langsung dari Inspektorat agar para pengelola keuangan dapat bekerja sesuai aturan dan terhindar dari risiko hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Asep juga mengaitkan kegiatan ini dengan upaya mendukung program pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kementerian Agama. Ia berharap Kabupaten Ciamis dapat menjadi salah satu satuan kerja yang berhasil meraih predikat ZI pada masa mendatang.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, tata kelola keuangan di madrasah semakin baik, akuntabel, dan sesuai regulasi, sehingga dapat mendukung target pembangunan Zona Integritas,” katanya.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Sementara itu, Ketua KKTU MTs Kabupaten Ciamis, Jamaludin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif pihaknya untuk menyamakan persepsi dalam tata kelola keuangan dan administrasi madrasah.

Ia menjelaskan, selama ini pihaknya kerap menghadapi perbedaan interpretasi aturan saat proses audit, baik audit kinerja maupun audit tugas dan fungsi. Hal tersebut menimbulkan kebingungan di tingkat teknis.

“Karena sering terjadi perbedaan persepsi saat pemeriksaan, kami berinisiatif menghadirkan langsung auditor dari Inspektorat agar mendapatkan pemahaman yang benar dan sesuai regulasi,” jelasnya.

Menurut Jamaludin, kehadiran Inspektorat mendapat respons positif dari pimpinan Kemenag Kabupaten Ciamis. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan madrasah menjadi lebih akurat dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pengelolaan keuangan di madrasah berjalan sesuai aturan. Ke depan, hasil pembinaan ini akan kami tindak lanjuti di masing-masing madrasah,” pungkasnya.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!