Wamen ATR/BPN Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Berkolaborasi Wujudkan Visi Kota 2045

- Redaktur

Senin, 2 November 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, ASAJABAR.COM – Pembangunan kota-kota besar di Indonesia membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan ruang perkotaan yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan Visi Kota 2045 yang menargetkan terwujudnya kota dengan sistem transportasi yang baik, lingkungan yang tangguh, serta tata ruang yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dan berkolaborasi dalam mewujudkan visi tersebut. Ajakan itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Jakarta Architecture Festival 2026 di M Bloc Space, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

“Seperti Visi Kota 2045, berharap Jakarta dan kota-kota besar lainnya akan bisa menjadi compact and connected city dengan sistem transportasi yang baik, lalu juga inclusive city, serta resilient and sustainable city. Tentunya ini semua membutuhkan kolaborasi yang baik antara pemerintah, akademisi, termasuk para arsitek yang ada di sini,” ujar Ossy.

Baca Juga :  Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi

Menurut Ossy, kolaborasi antarpemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkualitas. Pemerintah, kata dia, memiliki peran dalam menyiapkan kebijakan dan memberikan kepastian regulasi, termasuk terkait aspek pertanahan.

“Kami pun di Kementerian ATR/BPN siap berkolaborasi dari sisi legalitas tanahnya. Ruang terbuka hijau juga sangat penting, mungkin kita bisa melakukan kolaborasi di area tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan, setiap pemangku kepentingan memiliki kontribusi sesuai dengan kapasitas masing-masing. Akademisi dapat memberikan masukan berdasarkan kajian keilmuan, sementara arsitek dan pelaku usaha berperan mendorong inovasi dalam pembangunan kota. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga serta memanfaatkan ruang sesuai dengan peruntukannya.

Ossy turut mengapresiasi kontribusi para arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dalam mendukung program pemerintah, khususnya Program 3 Juta Rumah. Melalui keterlibatan dalam kegiatan bedah rumah di berbagai daerah, para arsitek dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Baca Juga :  Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

Dalam Jakarta Architecture Festival 2026, Ossy hadir bersama sejumlah narasumber lainnya, yakni Ketua Sub-Kelompok Perencanaan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sapta Satria Putra; praktisi perencana dan perancang kota, Yu Sing; serta Ketua Research Course on Housing and Policy (RECEHPOL) Universitas Indonesia, Joko Adianto.

Mengusung tema “Ambang Naung”, Jakarta Architecture Festival 2026 menjadi wadah diskusi untuk merespons berbagai tantangan pembangunan perkotaan. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, arsitek, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan tata ruang yang tertib, pembangunan berkelanjutan, serta pemanfaatan tanah yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Berita Terkait

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan
Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik
Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas
Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi
ATR/BPN Perluas Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS di Kantor Pertanahan
Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi
Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah
ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare melalui Program ILASPP 2025–2029

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:27 WIB

Tim Bulu Tangkis ATR/BPN Sabet Runner-up di Turnamen Kementan

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WIB

Permudah Urusan Pertanahan, Kantah Ciamis Hadirkan Layanan ATR/BPN Dekat di Ruang Publik

Senin, 2 November 2026 - 16:41 WIB

Menteri Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Tidak Persulit Masyarakat, Utamakan Pelayanan dan Integritas

Senin, 2 November 2026 - 16:36 WIB

Permudah Akses Masyarakat, ATR/BPN Aktifkan Kembali Mobil Layanan Keliling di Enam Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 16:30 WIB

ATR/BPN Perluas Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS di Kantor Pertanahan

Senin, 2 November 2026 - 16:20 WIB

Lampaui Target 192 Persen, Pendaftaran Tanah Ulayat ATR/BPN Jangkau 20 Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 11:37 WIB

Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare melalui Program ILASPP 2025–2029

Berita Terbaru

error: Content is protected !!