ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare melalui Program ILASPP 2025–2029

- Redaktur

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, ASAJABAR.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan pendaftaran tanah secara sistematis seluas 4,8 juta hektare melalui program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) periode 2025–2029. Program yang didukung Bank Dunia ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat administrasi pertanahan dan tata ruang sekaligus memberikan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengatakan ILASPP memiliki cakupan besar dan menjadi investasi penting dalam membangun fondasi tata kelola pertanahan dan tata ruang untuk jangka panjang.

“Dengan target pendaftaran tanah sistematis seluas 4,8 juta hektare, kita dapat melihat bahwa ILASPP memiliki cakupan dan dampak yang sangat besar. ILASPP merupakan investasi yang sangat berharga bagi kita semuanya dalam pembangunan menjadi fondasi tata kelola pertanahan dan tata ruang, khususnya dalam jangka yang panjang,” ujar Dalu Agung Darmawan dalam Kick-Off Meeting Implementation Support Mission ILASPP di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Baca Juga :  Dari Penghargaan Nasional hingga Pemberdayaan Desa, Ini Capaian Strategis BAZNAS Ciamis 2026

Dalam pelaksanaannya, ILASPP melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, di antaranya Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Kementerian Dalam Negeri. Sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung pencapaian target program sekaligus memperkuat integrasi informasi pertanahan dan tata ruang.

Kementerian ATR/BPN juga memprioritaskan integrasi data pertanahan dan tata ruang serta modernisasi sistem informasi. Langkah ini diharapkan dapat menghubungkan data dari berbagai instansi sehingga menghasilkan informasi yang lebih akurat dan mendukung proses pengambilan keputusan.

Dalu Agung menegaskan, keberhasilan pelaksanaan ILASPP tidak hanya bergantung pada target program, tetapi juga membutuhkan komitmen pemerintah dan koordinasi yang efektif di antara seluruh pihak terkait.

“Keberhasilan proyek sangat ditentukan oleh kuatnya komitmen pemerintah, efektivitas kelembagaan, kemudian kualitas koordinasi di antara seluruh pihak yang terlibat. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui dukungan yang nyata, baik dalam bentuk kebijakan, penguatan organisasi pelaksana, penyediaan sumber daya manusia, maupun percepatan pengambilan keputusan,” tuturnya.

Baca Juga :  Tokoh Agama Ciamis Ajak Santri Perkuat Iman, Kuasai Ilmu, dan Adaptif terhadap Teknologi

Melalui program ILASPP, Kementerian ATR/BPN berupaya membenahi administrasi pertanahan dan tata ruang secara berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target pendaftaran tanah, tetapi juga mampu memperkuat kepastian hukum hak atas tanah masyarakat serta mewujudkan penyelenggaraan tata ruang yang lebih terintegrasi.

Dengan penguatan administrasi pertanahan dan integrasi data spasial, hasil pelaksanaan ILASPP diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kick-Off Meeting Implementation Support Mission ILASPP tersebut turut dihadiri Willem van der Muur, Land Tenure Specialist dari World Bank’s Urban, Resilience and Land Global Practice. Pertemuan juga diikuti secara daring dan luring oleh Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah
ATR/BPN: Pemulihan Hak Masyarakat Jadi Mekanisme Penyelesaian Konflik Agraria
Tokoh Agama Ciamis Ajak Santri Perkuat Iman, Kuasai Ilmu, dan Adaptif terhadap Teknologi
Dari Penghargaan Nasional hingga Pemberdayaan Desa, Ini Capaian Strategis BAZNAS Ciamis 2026
ATR/BPN Tekankan Pentingnya Patok untuk Dukung Layanan Pengukuran 12 Hari
Transformasi Digital Pertanahan, Penerbitan Sertipikat Elektronik Terus Meningkat
ATR/BPN Dorong Penguatan Reforma Agraria dan Layanan Pertanahan
Perkuat Sistem Akuntabilitas, ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja Organisasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Retribusi Wisata Ciamis Capai 80 Persen hingga Oktober 2026, Situ Lengkong Panjalu Jadi Penyumbang Terbesar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kemenag Ciamis Deklarasikan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, Itjen Tekankan Perubahan Mindset

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Petakan Potensi Konflik Kepentingan, ASN Kemenag Ciamis Diminta Jujur Isi Formulir COI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ketua MUI Ciamis Pimpin Salat Istisqa, Ajak Masyarakat Berdoa Memohon Hujan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Disnakkan Ciamis dan MUI Bekali Juru Sembelih dengan Kompetensi Syariat dan Teknis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:02 WIB

BAZNAS Ciamis Kukuhkan Duta Zakat

Rabu, 30 September 2026 - 15:59 WIB

BAZNAS Ciamis Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Kamis, 24 September 2026 - 21:45 WIB

SPPG De La Tina Ciamis Kantongi Sertifikat Halal, SLHS dan Gunakan IPAL Bersertifikat ISO

Berita Terbaru

error: Content is protected !!