Kementerian ATR/BPN Apresiasi Pemanfaatan Aplikasi Bhumi untuk Kawal Isu Pagar Laut

- Redaktur

Kamis, 23 Januari 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN.

Kementerian ATR/BPN.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Harison Mocodompis, mengapresiasi masyarakat atas pemanfaatan aplikasi Bhumi ATR/BPN dalam memantau dan mengawal isu pagar laut di wilayah Kabupaten Tangerang.

Ia menyebut aplikasi tersebut sebagai alat pengendalian sosial (social balance control) dan wujud akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Harison dalam talkshow Political Show CNN Indonesia pada Senin (20/1/2025) malam.

Baca Juga :  Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Ia menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk berkolaborasi menyelesaikan permasalahan terkait pagar laut yang dinilai mengganggu stabilitas lingkungan laut serta berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan isu ini, terutama yang berkaitan dengan aspek pertanahan,” ujar Harison.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk mencari solusi yang bijaksana terhadap permasalahan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam diskusi tersebut Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan, Deputi Eksternal Eksekutif Nasional WALHI Mukri Friatna, dan Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah.

Baca Juga :  Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Talkshow yang dipandu oleh Diana Valencia ini membahas berbagai isu strategis terkait lingkungan dan kebijakan publik.

Aplikasi Bhumi ATR/BPN disebut berperan penting dalam memberikan informasi dan mendukung transparansi terkait isu-isu pertanahan, termasuk masalah pagar laut yang sedang menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!