Menteri ATR/BPN Tekankan Peran Strategis Pemda dalam Modernisasi Administrasi Pertanahan

- Redaktur

Minggu, 13 April 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN.

Kementerian ATR/BPN.

Berita Palu, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem administrasi pertanahan yang modern, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada kepala daerah se-Provinsi Sulawesi Tengah di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (11/04/2025).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menyebutkan bahwa salah satu peran utama pemerintah daerah adalah memastikan kejelasan status kepemilikan tanah masyarakat, termasuk membedakan antara tanah adat dan non-adat.

“Peran pemda yang pertama adalah land tenure, memastikan status masyarakat. Mohon Pak (para kepala daerah), tanah itu yang adat mana, yang bukan mana, tolong Pak bantu kami,” ujar Menteri Nusron di hadapan para kepala daerah.

Baca Juga :  Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Ia menjelaskan bahwa sistem administrasi pertanahan yang modern bertujuan memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat, menjamin kepastian hukum atas kepemilikan tanah, serta mendukung peningkatan pendapatan negara.

Namun, menurutnya, implementasi program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan konkret dari pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Menteri Nusron mengingatkan pentingnya validasi surat keterangan tanah yang diterbitkan oleh pemda untuk menghindari tumpang tindih kepemilikan maupun penerbitan sertipikat di kawasan yang tidak sesuai, seperti wilayah perairan atau hutan lindung.

Ia juga mendorong percepatan pelaksanaan Reforma Agraria agar masyarakat lokal dapat mengakses lahan secara lebih adil dan merata. Tak hanya itu, pemda diminta aktif menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan mendorong masyarakat agar memanfaatkan dan mengelola tanah secara produktif.

Baca Juga :  Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

“Pemda juga diharapkan berperan aktif dalam membuat RDTR, sosialisasi kepada masyarakat untuk aktif mengelola tanahnya. Lalu selanjutnya, land development atau pengendalian pembangunan berdasarkan iklim KKPR yang mengacu pada tata ruang,” tambahnya.

Kementerian ATR/BPN berharap, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, modernisasi administrasi pertanahan dapat segera terwujud demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Biro Humas ATR/BPN, Harison Mocodompis, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Tansri.

Berita Terkait

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK
Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja
Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat
Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026
Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis
Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat
KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana
Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!