361 RDTR Masih Kurang, Nusron Wahid Tegaskan Perlu Sinergi Pusat dan Daerah

- Redaktur

Senin, 14 Juli 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Palu, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Sulawesi.

Dari total kebutuhan nasional sebanyak 2.000 dokumen RDTR, saat ini baru tersusun 695 dokumen. Sementara di Sulawesi, dari target 451 RDTR, masih terdapat kekurangan 361 dokumen.

Hal tersebut disampaikan Nusron dalam Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Pulau Sulawesi yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (10/07/2025).

“Supaya kita tidak saling menyalahkan soal lambatnya penyusunan RDTR, kita harus sharing the pain, sharing the gain, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujar Menteri Nusron.

Ia mendorong pembagian tanggung jawab yang seimbang, yakni sepertiga dikerjakan oleh pemerintah pusat (Kementerian ATR/BPN), sepertiga oleh pemerintah provinsi, dan sepertiga oleh pemerintah kabupaten/kota. Namun karena provinsi tidak memiliki kewenangan menyusun RDTR, Menteri Nusron menyarankan agar dilakukan hibah anggaran dari provinsi ke kabupaten/kota agar proses tetap berjalan sesuai hukum.

Baca Juga :  Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik

“Karena pemerintah provinsi tidak boleh menyusun RDTR, maka nanti kami usulkan mekanismenya adalah hibah dari provinsi kepada kabupaten/kota, supaya legal standing-nya jelas,” tegasnya.

Secara rinci, kekurangan RDTR di Sulawesi meliputi: Sulawesi Utara (59), Sulawesi Tenggara (96), Sulawesi Barat (21), Sulawesi Selatan (111), Sulawesi Tengah (51), dan Gorontalo (23).

Forum ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang membuka acara secara resmi.

Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian ATR/BPN, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung penyusunan RDTR yang berkualitas.

Baca Juga :  Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai

“Terima kasih atas kerja keras BIG menghadirkan peta berskala besar 1:5.000. Ini sangat esensial dalam menyusun RDTR yang presisi dan bisa menunjang investasi,” tutur Menko AHY.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BIG Muh. Aris Marfai secara simbolis menyerahkan peta dasar skala 1:5.000 kepada lima pemerintah provinsi di Pulau Sulawesi. Pulau ini menjadi wilayah pertama di Indonesia yang seluruh arealnya telah dipetakan secara detail, guna mendukung perizinan, pembangunan, dan mencegah tumpang tindih lahan.

Turut hadir dalam forum ini, Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Suyus Windayana, Staf Khusus Menteri Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, serta jajaran Pejabat Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN dan Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tengah Muhammad Tansri.

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:05 WIB

Airnya Bisa Jernih Banget! Wisatawan Kaget Liat Pesona Curug Jami dari Gunung Sawal

Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:20 WIB

Menjelang Tahun Baru 2024, Dishub dan BNN Ciamis Gencarkan Pemeriksaan Angkutan Umum

Minggu, 24 Desember 2023 - 09:34 WIB

Dishub Ciamis Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:26 WIB

Wisata Edukasi Bumi Pakarangan Ciamis Siap Dibuka Mei 2024

Senin, 18 Desember 2023 - 13:12 WIB

Ciamis Siap Sambut 1 Juta Wisatawan di Akhir Tahun 2023

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:37 WIB

Situs Dalem Dungkut Ranggayunan, Jejak Sejarah dan Kepercayaan di Ciamis

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:02 WIB

Tiga Tempat Wisata Alam di Ciamis yang Wajib Dikunjungi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!