Arief Maoshul Affandy Minta Pemprov Jabar Perbaiki Distribusi Pupuk dan Irigasi

- Redaktur

Rabu, 3 September 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Arief Maoshul Affandy.

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Arief Maoshul Affandy.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arief Maoshul Affandy, menyoroti sejumlah persoalan mendasar di sektor pertanian, meski data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya peningkatan produksi.

Berdasarkan rilis BPS yang mengangkat panen raya di Majalengka, angka produksi memang menunjukkan kenaikan. Namun, Arief menekankan bahwa fakta di lapangan, terutama dalam program ketahanan pangan, masih memerlukan perhatian lebih.

“Yang paling krusial saat ini adalah masalah cuaca dan yang terutama adalah terkait pupuk,” ujar Arief, kepada Asajabar, Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, masalah pupuk merupakan problem lama yang belum tuntas, mulai dari persoalan jarak distribusi hingga ketersediaannya. Meski Gubernur Jawa Barat telah menjamin ketersediaan pupuk mencukupi.

Baca Juga :  Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Arief mengaku masih menerima laporan dari para petani di Dapil 13 (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran) yang kesulitan mendapatkan pupuk, khususnya pupuk bersubsidi.

“Problemnya bukan pada ketersediaan di gudang, tetapi pada distribusi yang belum tepat sasaran. Banyak petani yang belum mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Komisi II DPRD Jabar terus mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk memperbaiki sistem distribusi pupuk agar lebih efektif dan menjangkau petani di seluruh daerah.

Selain pupuk, persoalan irigasi dan ketergantungan pada cuaca juga menjadi tantangan serius. Arief menjelaskan, tidak semua lahan pertanian di Jabar memiliki sumber air yang memadai. Beberapa daerah yang tidak mengalami hujan menghadapi kesulitan karena mengandalkan irigasi yang belum optimal.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Ciamis Perkuat Komitmen Pelayanan Lewat Estafet Kepemimpinan

“Ada daerah yang embung atau sumber airnya ada, tetapi masalahnya di jaringan irigasinya. Ada juga yang sama sekali tidak memiliki infrastruktur pengairan, sehingga sangat bergantung pada cuaca,” paparnya.

Ia mengingatkan bahwa pembenahan irigasi merupakan salah satu janji prioritas kampanye Gubernur.

Komisi II, kata dia, akan terus mengingatkan dan merekatkan komitmen tersebut agar segera direalisasikan.

“Harapannya, jika distribusi pupuk dan irigasi sudah baik, maka sektor pertanian dan peternakan kita ke depan bisa lebih maju dan ketahanan pangan Jabar semakin kuat,” pungkas Arief.

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Ciamis Perkuat Komitmen Pelayanan Lewat Estafet Kepemimpinan
MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!