Pengelolaan Tanah Harus Berlandaskan Filosofi Pertanahan yang Berkeadilan

- Redaktur

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Palembang, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya pemahaman filosofi dasar pertanahan agar pengelolaan tanah di Indonesia berjalan sinergis, tertib, dan berkeadilan.

Hal itu disampaikan Menteri Nusron dalam Rapat Koordinasi bersama Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Sumatra Selatan yang berlangsung di Palembang, Kamis (9/10/2025). Rakor tersebut digelar sebagai upaya menyamakan paradigma antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan berbagai isu pertanahan.

“Saya ingin menyampaikan dulu tentang paradigma pertanahan, filosofinya dulu supaya kita nyambung. Jadi tugas kita sebagai pemerintah itu memastikan empat hal dalam filosofi pertanahan,” ujar Nusron Wahid di hadapan peserta rapat.

Menteri Nusron menjelaskan, ada empat pilar utama dalam filosofi pertanahan, yaitu land tenure, land value, land use, dan land development. Pilar pertama, land tenure, berkaitan dengan keabsahan dan legalisasi tanah. Ia menegaskan, proses ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BPN, melainkan juga memerlukan dukungan pemerintah daerah hingga ke tingkat desa.

Baca Juga :  Wamen ATR/BPN Terima Wamenlu, Bahas Pengelolaan Hak Tanah bagi Warga Asing

“BPN tidak mungkin menerbitkan sertipikat tanpa surat hukum dari kepala desa dan kecamatan. Jadi kalau ada masalah di sini, bukan hanya di BPN, tapi juga di level desa dan camat karena hulunya di situ,” tegasnya.

Pilar kedua, land value, berkaitan dengan penentuan nilai tanah yang proporsional antara Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan Zona Nilai Tanah (ZNT), agar tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

Sementara itu, land use mengatur pemanfaatan tanah sesuai peruntukan dalam kebijakan tata ruang, dan land development berfokus pada arah pengembangan tanah di masa depan, baik untuk kebutuhan infrastruktur, pariwisata, maupun sektor strategis lainnya.

Baca Juga :  Masih Beralas Girik, ATR/BPN Tegaskan Hak Tanah Masyarakat Tetap Aman

“Ini satu kesatuan, supaya kita semua memiliki filosofi yang sama dari hulu sampai hilir,” kata Menteri Nusron.

Ia berharap, pemahaman bersama terhadap empat pilar tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, mencegah tumpang tindih kebijakan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Nusron didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatra Selatan, Asnawati, beserta jajaran.

Rakor ini turut dihadiri Gubernur Sumatra Selatan, serta para Bupati dan Wali Kota se-Sumatra Selatan.

Berita Terkait

Wamen ATR/BPN Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat, Bersih, dan Akuntabel di Kalbar
Mitigasi Bencana Ciliwung, Pemerintah Siapkan Revisi Tata Ruang Jabodetabek–Punjur
Kick Off Meeting Digelar, ATR/BPN Percepat Pembahasan RUU Administrasi Pertanahan
Wamen ATR/BPN Terima Wamenlu, Bahas Pengelolaan Hak Tanah bagi Warga Asing
Menteri ATR/BPN Kumpulkan Kepala Kantor Pertanahan Jabar
Libatkan Tokoh Keagamaan, ATR/BPN Perkuat Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf
Masih Beralas Girik, ATR/BPN Tegaskan Hak Tanah Masyarakat Tetap Aman
HAB Kemenag ke-80, Sholawat Kebangsaan Satukan Umat di Stadion Galuh Ciamis

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:49 WIB

Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:32 WIB

Dharma Wanita Kemenag Ciamis Gelar Donor Darah Peringati HAB ke-80

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:16 WIB

Kemenag Ciamis Siapkan Anggaran 2026 yang Efektif dan Tepat Sasaran

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:09 WIB

Kemenag Ciamis Apresiasi Dukungan Pemda atas Suksesnya Sholawat Kebangsaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:59 WIB

Pasar Banjarsari Ciamis Akan Direvitalisasi, Anggaran Capai Rp25 Miliar Lebih

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:08 WIB

BAZNAS Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:39 WIB

Pemkab Ciamis Bentuk Pansel Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:04 WIB

Hibah Lembaga Keagamaan di Ciamis Capai Rp16,214 Miliar pada 2025, Ini Penjelasan Kesra

Berita Terbaru

error: Content is protected !!