AHY Perkuat Visi Indonesia Emas 2045 Lewat Disertasi Doktoral di Unair

- Redaktur

Selasa, 8 Oktober 2024 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN AHY.

Menteri ATR/BPN AHY.

Berita Surabaya, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasibe berjudul Transformational Leadership and Human Resources Orchestration towards Indonesia Emas 2045.

Dalam disertasi tersebut, AHY menyusun sembilan pertanyaan penelitian yang dirangkum dalam empat makalah (paper).

Ia juga menawarkan kontribusi baru baik dalam teori maupun praktik yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan UU 59/2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

“Kontribusi kebaruan ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan misi-misi transformasi sosial dan ekonomi dalam RPJPN, terutama yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan peningkatan kapasitas inovasi serta produktivitas ekonomi,” ujar AHY saat Ujian Terbuka di Aula Garuda Mukti, Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (7/10/2024).

Baca Juga :  Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Disertasi AHY mencakup empat _paper_ dengan kontribusi kebaruan di masing-masing makalah. Paper pertama mengulas analisis literatur mengenai faktor-faktor transformasi ekonomi, yang selama ini kurang diperhatikan di literatur Indonesia.

Paper kedua memfokuskan pada aplikasi teori orkestrasi sumber daya manusia (SDM) dalam konteks nasional, yang biasanya hanya digunakan pada tingkat korporasi. Paper ketiga membahas keselarasan antara sektor utama perekonomian Indonesia dengan penelitian yang dilakukan oleh akademisi.

Terakhir, paper keempat mengeksplorasi penggunaan metode mix method dalam menentukan sektor strategis untuk percepatan transformasi ekonomi.

Makalah-makalah tersebut berjudul Economic Transformation a Systemic Literature Review, Bridging the Gap Orchestrating Indonesian Higher Education, Fostering National Development Through Indonesia’s Research Trajectory, dan Devising Strategic Plan for Indonesia’s Economic Transformation Through Resource Orchestration Lens a Delphi Analytic Hierarchy Process Combined Approach.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

AHY menjelaskan, Paper pertama meneliti faktor-faktor yang berperan dalam transformasi ekonomi, paper kedua membahas relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan SDM nasional, paper ketiga menyoroti keselarasan penelitian dengan sektor ekonomi, sementara paper keempat membahas sektor industri yang perlu diperkuat untuk mewujudkan transformasi ekonomi.

AHY dinyatakan lulus dengan predikat cum laude setelah menyelesaikan studi selama 3,1 tahun. Ia menjadi Doktor ke-88 dari Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga.

Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Moh. Nasih, SE, MT, Ak, menyebut AHY sebagai lulusan yang memiliki keunggulan moral dan akademik excellence with morality.

Berita Terkait

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus
Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah
Nusron Wahid: Sertipikat Tanah Wakaf Penting untuk Menjamin Kepastian Hukum Aset Umat
Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan
Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026
Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!