Berita Ciamis, Asajabar.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun, mengajak seluruh umat Islam untuk memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memperbanyak rasa syukur, muhasabah, serta mengingat kembali jasa para pejuang kemerdekaan.
Saeful Ujun mengatakan, kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah dari Allah SWT. Hal tersebut, menurutnya, juga tercermin dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menyebutkan bahwa kemerdekaan Indonesia terjadi atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
“Ini diakui oleh para pendiri negara dan para penyusun UUD 1945 bahwa kemerdekaan tidak semata-mata hasil perjuangan manusia, tetapi juga merupakan berkat rahmat Allah SWT,” ujarnya.
Ia menuturkan, kondisi kekuatan militer Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan jauh tertinggal dibandingkan kekuatan para penjajah. Namun, semangat perjuangan yang dilandasi keyakinan dan keberanian mampu menggerakkan masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan.
Menurutnya, para kiai, ustaz, santri, serta masyarakat turut mengambil bagian dalam perjuangan tersebut. Mereka rela meninggalkan keluarga dan mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, Saeful mengimbau umat Islam untuk sejenak merenungkan besarnya pengorbanan para pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
“Kita bersama-sama mengheningkan pikiran dan mengenang perjuangan mereka. Begitu besar pengorbanan yang diberikan, dengan darah, air mata, dan harta demi kemerdekaan,” katanya.
Ia juga mengajak para alim ulama dan khatib untuk turut mengedukasi masyarakat agar mengisi momentum peringatan kemerdekaan dengan kegiatan yang bernilai keagamaan.
Di antaranya dengan mengajak masyarakat melaksanakan sujud syukur, melakukan muhasabah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta membaca salawat, khususnya pada malam menjelang 17 Agustus.
“Di samping kita bersyukur kepada Allah SWT, mari kita isi peringatan kemerdekaan ini dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah,” tuturnya.
Lebih lanjut, Saeful mengingatkan bahwa kehidupan beragama memiliki landasan dalam kehidupan bernegara. Ia merujuk pada Pasal 29 UUD 1945 yang menegaskan bahwa negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
Terkait penghormatan terhadap bendera Merah Putih dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan, ia menegaskan bahwa penghormatan tersebut bukanlah bentuk penyembahan terhadap bendera, melainkan penghormatan terhadap simbol negara.
“Ketika kita menghormati bendera, bukan berarti kita menyembah bendera. Itu hanya penghormatan karena Merah Putih merupakan simbol negara kita,” jelasnya.
Ia pun memaknai warna Merah Putih sebagai simbol keberanian dan kesucian dalam perjuangan serta ketulusan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di akhir pesannya, Ketua MUI Kabupaten Ciamis menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui kehidupan masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat.
“Selamat Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga semangat kemerdekaan membawa kita menuju kehidupan yang adil, makmur, dan berdaulat,” pungkasnya.













