BAZNAS Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026

- Redaktur

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis melakukan refleksi kinerja awal tahun sekaligus menyusun strategi peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada 2026. Pada tahun tersebut, BAZNAS Ciamis menargetkan penghimpunan dana mencapai lebih dari Rp30 miliar.

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, M.B.A., mengatakan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting karena menandai tahun kelima kepemimpinannya dalam menjalankan tugas dan fungsi BAZNAS di tingkat kabupaten.

“Pada 2021, kami memulai dengan penghimpunan sekitar Rp6 miliar. Saat itu kami merancang desain penguatan BAZNAS Ciamis, dimulai dari penguatan sumber daya manusia dan regulasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah pegawai BAZNAS Ciamis ditingkatkan dari delapan orang menjadi 15 orang yang seluruhnya bekerja secara profesional. Selain itu, dukungan regulasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, ulama, serta organisasi keagamaan menjadi faktor penting dalam percepatan kinerja BAZNAS.

Dalam hal penghimpunan, BAZNAS Ciamis mencatat peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2021 penghimpunan mencapai Rp11 miliar, meningkat menjadi Rp17 miliar pada tahun kedua, Rp22 miliar pada tahun ketiga, Rp23 miliar pada tahun keempat, dan pada 2025 mencapai Rp24,2 miliar. Hingga saat ini, total penghimpunan telah mencapai Rp26,7 miliar atau melampaui target.

Baca Juga :  Coach Faisal Antar Alexa Ciamis Melaju ke Ajang Nasional D'Academy 8 Indosiar

“BAZNAS tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah, ulama, dan masyarakat menjadi kunci utama,” katanya.

Lili Miftah juga menyoroti penguatan infak desa sebagai strategi membangun kemandirian masyarakat. Dari 265 desa/keluraha di Kabupaten Ciamis, seluruhnya telah aktif dalam program zakat dan infak, meski dengan tingkat keaktifan yang berbeda.

“Infak desa kami dorong agar menjadi ekosistem ekonomi di tingkat desa. Dana tersebut digunakan untuk mendukung lima program utama, yakni Ciamis Cerdas, Ciamis Sehat, Ciamis Sejahtera, Ciamis Peduli, dan Ciamis Agamis,” jelasnya.

Beberapa desa bahkan mampu menghimpun infak lebih dari Rp10 juta hingga Rp40 juta per bulan. Dana tersebut dinilai efektif untuk membantu warga saat terjadi musibah, perbaikan rumah, hingga kebutuhan kesehatan. Desa dengan penghimpunan di bawah Rp10 juta difokuskan untuk penuntasan kemiskinan ekstrem, sedangkan desa dengan penghimpunan di atas Rp10 juta diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Madrasah di Ciamis Bersiap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

“Alhamdulillah, di sejumlah desa, masyarakat yang sebelumnya terlilit pinjaman bank emok kini mulai beralih ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dampaknya sangat positif terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga,” ungkapnya.

Untuk mencapai target Rp30 miliar pada 2026, BAZNAS Ciamis akan memperkuat keimanan dan integritas amil zakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital. Seluruh sistem penghimpunan, termasuk zakat fitrah dan UPZ, kini telah berbasis aplikasi dan transparan.

“Kami menekankan bahwa zakat dan infak adalah ibadah, rukun Islam ketiga. Jika dijalankan dengan keimanan, Allah akan memberikan keberkahan yang tidak terduga,” tuturnya.

Selain itu, BAZNAS Ciamis juga berencana meresmikan minimal 10 desa sebagai Kampung Zakat pada 2026 serta memperluas sosialisasi kepada para aghniya, khususnya melalui platform digital.

Menutup pernyataannya, Lili Miftah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Ciamis yang telah berpartisipasi dalam zakat dan infak.

“Infak yang diberikan bukan hanya untuk orang lain, tetapi merupakan bentuk kepatuhan kepada Allah SWT dalam menjalankan rukun Islam,” pungkasnya.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Kenali Potensi dan Karakter Peserta Didik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

MPLS SMAN 2 Ciamis Tanamkan Nilai Pancawaluya, TNI, Polri dan BNN Dilibatkan Bekali Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tak Hanya Kenalkan Sekolah, MPLS SMPN 2 Cihaurbeuti Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:17 WIB

MTsN 1 Ciamis Kenalkan Budaya Madrasah Lewat MATAMUDA yang Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:28 WIB

MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!