BEM Nusantara Nyatakan Sikap Tolak Prajurit TNI Aktif di Jabatan Sekretaris Kabinet

- Redaktur

Selasa, 29 Oktober 2024 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi BEM Nusantara.

Aksi BEM Nusantara.

Berita Jakarta, Asajabar.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah DKI Jakarta menyampaikan pernyataan sikap terkait berbagai isu publik yang tengah menjadi sorotan.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Koordinator Daerah BEM Nusantara Jakarta, Pier Laillosa, mereka menyoroti tujuh poin utama terkait tata kelola pemerintahan, demokrasi, dan keadilan sosial.

Pertama, BEM Nusantara DKI Jakarta dengan tegas menolak penunjukan prajurit TNI aktif sebagai Sekretaris Kabinet.

Menurut mereka, hal ini melanggar prinsip netralitas sipil-militer dan mengancam stabilitas demokrasi.

“TNI seharusnya fokus pada tugas pertahanan negara, bukan terlibat dalam politik praktis,” ujar Pier Laillosa dalam pernyataannya.

Kedua, mereka mendesak pencopotan menteri yang masih menghadapi masalah dari pemerintahan sebelumnya. Selain itu, BEM Nusantara menyoroti perlunya perampingan kabinet untuk menghindari pemborosan anggaran negara (APBN) dan meningkatkan efisiensi pemerintahan.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Ketiga, mahasiswa meminta pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset guna memberantas korupsi secara efektif.

Selain itu, mereka menuntut pengembalian independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga yang memimpin dalam upaya pemberantasan korupsi.

Keempat, BEM Nusantara DKI Jakarta mengecam keberadaan mafia pendidikan yang menghambat akses terhadap pendidikan yang berkualitas. Mereka menyerukan pemerataan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Kelima, perlindungan data pribadi di era digital menjadi sorotan mahasiswa. Mereka meminta pemerintah segera memperkuat sistem perlindungan data agar masyarakat terlindungi dari penyalahgunaan data.

Keenam, mereka juga mengecam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai tidak ramah lingkungan dan mengabaikan dampak terhadap masyarakat.

Baca Juga :  ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

“Pembangunan harus sejalan dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan rakyat,” tegas Pier.

Ketujuh, BEM Nusantara DKI Jakarta mengecam pernyataan yang menyebutkan bahwa tragedi 1998 bukan merupakan pelanggaran HAM, serta penyalahgunaan kop surat kementerian untuk kepentingan pribadi. Mereka menilai hal ini sebagai tindakan yang mencoreng institusi pemerintahan dan mengabaikan hak-hak korban.

Dengan pernyataan ini, BEM Nusantara DKI Jakarta berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah konkret demi terciptanya keadilan, transparansi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Saatnya kita bersatu memperjuangkan masa depan yang lebih baik untuk Indonesia,” tutup Pier. (GERI/ASAJABAR)

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan
Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku
Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA
GEMAPATAS Dorong Masyarakat Pasang Tanda Batas Tanah demi Kepastian Hak
ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah
ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!